News

Masyarakat Bisa Lapor Jika Wilayahnya Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Ini Penjelasan BPBD Jabar

×

Masyarakat Bisa Lapor Jika Wilayahnya Kekeringan dan Krisis Air Bersih, Ini Penjelasan BPBD Jabar

Sebarkan artikel ini
sulit air
Ilustrasi sulit air (Pixabay-spike2010sd)

Langkah Antisipasi

Sebagaimana diketahui, guna mengantisipasi dampak puncak musim kemarau, BPBD Jabar mempersiapkan berbagai langkah pencegahan kekeringan, kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di wilayah Provinsi Jabar.

Plh. Kepala Pelaksana BPBD Jabar Anne Hermadianne Adnan meminta semua pihak untuk mewaspadai dampak bencana yang kerap terjadi, khususnya wilayah-wilayah yang biasa dilanda kekeringan.

“Agustus merupakan puncak musim kemarau. Hal ini dapat dapat memicu berbagai fenomena kekeringan, karhutla, kurangnya air bersih hingga gagal panen,” katanya seperti dilansir dari laman resmi Pemporv Jabar.

BACA JUGA: 10 Makanan Khas dari Jawa Barat

Ia menjelaskan, ada berbagai upaya yang bisa dilakukan masyarakat selama kemarau ini, yaitu dengan menjaga sumber mata air, tidak merusak hutan atau cagar alam.

Dalam konteks pertanian, menurut Anne, memanfaatkan mulsa, yaitu material penutup tanaman budi daya untuk menjaga kelembaban tanah, serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.

“Untuk memenuhi kebutuhan keluarga dengan membuat penampungan air hujan di sekitar pekarangan rumah,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *