KITAINDONESIASATU.COM – Beredar dalam unggahan video di sosial media aksi pengeroyokan melibatkan puluhan anak-anak muda diketahui terjadi dekat di SPBU Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur terjadi Minggu (9/2/2025) pukul 07:30 WIB.
Yang terlihat dalam unggahan video itu kelompok massa sepertinya sedang membabibuta menghajar seorang yang tidak diketahui identitasnya.
Terlihat dalam dakan video masa menghantami korban, menendang hingga memukul dengan helm kepada seseorang yang menjadi sasaran amukan.
Tidak lama kemudian muncul seorang pria mengenakan sarung sambil membawa pentungan membubarkan massa yang mengendarai sepeda motor.
Tiga Korban Tewas Kafe Terbakar di Lamongan diduga Terjebak Api Saat Akan Menyelamatkan Diri
Menurut informasi peristiwa terjadi ketika ada 3 pemuda yang baru saja membeli bahan bakar minya (BBM) di sebuah SPBU, tiba-tiba menjadi amukan gerombolan pemuda berpakaian gelap yang melakukan konvoi.
Gerombolan pemuda berjumlah puluhan orang ini bergerak dari arah Kertosono menuju wilayah Kabupaten Jombang, menggunakan sepeda motor dan mobil.
Awalnya tidak memperlihatkan tanda-tanda mencurigakan, namun ketika melintas di SPBU Perak mereka berhenti dan menyerang 3 pemuda yang berada di pintu keluar SPBU, tanpa diketahui alasannya.
Seorang pria dalam video mengenakan sarung diketahui Fakhri Imami (26) yang berhasil melerai aksi pengeroyokan itu.
Fakhri tidak menginginkan jatuh korban dalam aksi pengeroyokan itu, sementara pemuda yang dihajar kemudian ke Polsek Perak untuk melaporkan kasusnya.
Diungkapkan 3 pemuda yang dikeroyok satu diantaranya berhasil melarikan diri dan satu orang mengalmi luka-luka ringan terkena pukulan.
Hujan Angin Mojokerto Menjelang Malam Minggu, Sejumlah Pohon Besar Tumbang
Namun seorang yang berhasil dikuasai massa menjadi bulan-bulanan gerombolan pemuda itu, korban hingga jatuh tersungkur setelah dipukul, ditendang massa yang mengeroyok.
Fakhri tidak mengetahui gerombolan ini berasal dari kelompok mana, karena mereka tidak mengenakan atribut, setelah dilerai massa melanjutkan perjalanan ke arah Jombang kota.
Usai peristiwa itu terjadi sejumlah anggota Polres Jombang mendatangi lokasi kejadian perkara untuk memintai keterangan dan kesaksian dari warga.
“Polres Jombang menunjukkan respons cepat dalam menangani kasus penganiayaan yang terjadi di pintu sebelah barat SPBU Perak desa perak Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang dengan mendatangi TKP, mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi. Kejadian yang memicu keresahan warga tersebut berlangsung pada minggu (09/02/2025) sekitar pukul 07.30 wib di mana seorang korban mengalami luka-luka akibat penganiayaan oleh pelaku,” tulis unggahan akun instagram @polresjombang, Minggu (9/2/2025).
Dalam unggahan akun instagram @info_jombang membuat unggahan aksi pengeroyokan dengan menuliskan kata-akata, “rombongan oknum opo ngeneiki sing bikin indonesia emas 2030 terhambat?,” tulisnya.
Unggahan video inipun kemudan mendapatkan reaksi dari netizen yang menyebutkan jika mereka adalah anggota perguruan pencaksilat.
“Wayah ngeneki sing pesilat ta pendekar kok gak komen? Kene komen o ng kene pengen ero pembenaranmuπ,” tulis @ky_chiky. **


