KITAINDONESIASATU.COM – Dewan Masjid Indonesia Kalimantan Selatan (DMI Kalsel) mendorong seluruh pengurus masjid agar ramah terhadap lansia dan penyandang disabilitas. Tujuannya sederhana, supaya semua jamaah merasa aman dan nyaman saat beribadah.
“Kita ingin jamaah, khususnya lansia dan disabilitas, tetap diperhatikan. Untuk itu, fasilitas penunjang wajib tersedia,” ujar Ketua II DMI Kalsel, Hj. Mas’unah Hanafi, Kamis (28/8).
Tahun ini, DMI Kalsel memulai program bantuan kursi shalat. Pada tahap awal, masing-masing lima kursi dibagikan untuk masjid di lima kecamatan di Kota Banjarmasin.
“Kalau dana mencukupi tentu kita ingin memberikan lebih banyak. Tapi untuk sementara ini sesuai kemampuan dulu,” tambah pensiunan dosen UIN Antasari itu.
Putri almarhum ulama Kalsel, H. Hanafi Gobet, tersebut juga mengingatkan agar para lansia tidak kendor dalam beribadah. “Usia boleh tua, tapi jangan jadikan alasan malas ibadah. Itu rugi besar,” tegasnya.
Usai acara di Masjid Assa’adah, rombongan DMI Kalsel melanjutkan penyerahan bantuan ke Masjid Baiturrahim, Jalan A. Yani Km 3,5, Banjarmasin Timur.
Sementara itu, Ketua Masjid Assa’adah, H. Aswan Zain, menyambut baik program tersebut. “Saat ini closet duduk untuk lansia baru ada satu unit. Insya Allah nanti akan kami tambah,” ucapnya.
Masjid Assa’adah sendiri berdiri sejak 1970-an dan dikenal sebagai masjid tertua di Komplek Beruntung Jaya, yang kini memiliki tiga masjid aktif. (Anang Fadhilah)


