KITAINDONESIASATU.COM – Waktu terus berjalan, dan tanpa terasa bulan suci Ramadhan 2026 kini hanya tinggal menghitung hari. Berdasarkan kalender astronomi, awal Ramadan diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari mendatang.
Bagi Anda yang masih memiliki utang puasa tahun lalu karena halangan syar’i seperti sakit, haid, atau perjalanan jauh, sekarang adalah momen “panggilan terakhir” untuk segera melunasi kewajiban qadha sebelum bulan mulia tiba.
Mengganti puasa Ramadhan hukumnya adalah wajib. Menunda-nunda hingga masuk ke Ramadhan berikutnya tanpa alasan mendesak sangat tidak dianjurkan.
Selain untuk menggugurkan kewajiban, melakukan qadha saat ini juga berfungsi sebagai pemanasan fisik agar tubuh tidak kaget saat menjalani puasa sebulan penuh nantinya.
Niat dan Tata Cara
Tata cara puasa qadha sama persis dengan puasa Ramadan, yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Perbedaannya hanya terletak pada niatnya:
“Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta’ala.” Artinya: “Aku berniat mengqadha puasa fardhu bulan Ramadan esok hari karena Allah Ta’ala.”
Niat ini wajib diucapkan di dalam hati pada malam hari atau sebelum masuk waktu Subuh. Mengingat waktu yang kian sempit, Anda bisa memanfaatkan hari-hari terakhir di bulan Sya’ban ini untuk fokus beribadah.
Ayo, segera tuntaskan utang ibadah Anda agar ibadah Ramadhan tahun ini terasa lebih tenang dan ringan tanpa beban masa lalu!. (*)


