News

Kementerian KKP Usulkan Ikan Kemasan Kaleng untuk Program Makan Bergizi Gratis

×

Kementerian KKP Usulkan Ikan Kemasan Kaleng untuk Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
susu ikan
Ilustrasi bahan susu ikan. foto: pixabay.com

KITAINDONESIASATU.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengusulkan ikan kemasan kaleng ke Badan Gizi Nasional. Makanan iru diusulkan sebagai menu protein untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan diberikan ke anak-anak hingga ibu hamil di seluruh Indonesia.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Sulistiyo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan daftar produk laut yang bisa dijadikan sebagai pilihan menu protein program MBG. Salah satunya adalah ikan dalam kemasan kaleng, seperti sarden, makarel, dan tuna.

“Bakal diusulkan menjadi menu MBG, ikan kaleng merupakan bagian dari hasil olahan. Ini, kan, bisa menjadi bahan baku karena kalau kita lihat, ikan kaleng itu dimensinya ada yang kecil alias berukuran 200 gram, ada yang besar untuk usaha katering,” kata, yang dikutip, Senin (11/11).

Menurut Budi, ikan dalam kemasan kaleng merupakan solusi bagi masyarakat di daratan yang sulit mendapatkan bahan baku ikan laut yang segar. “Karena ketika kita mulai ke arah daratan, tingkat rantai dinginnya belum terbangun maka ikan kaleng itu menjadi salah satu solusi,” ujarnya.

Baca Juga  Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia: Ratusan Warga Purwakarta Hadiri Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis

Budi mengaku bahwa anggapan masyarakat yang menilai bahwa ikan segar jauh lebih baik daripada ikan dalam kemasan kaleng tidak dapat dihindari. Maka dari itu, ia menyebut bahwa KKP akan menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait ikan dalam kemasan kaleng.

“Selain sosialisasi ikan itu sudah SNI (standar nasional Indonesia) kami juga akan perluas pelatihan ini. Selama ini mungkin hanya untuk pengolah, tapi sekarang juga yang memasak,” ujar Budi.

Budi mengungkapkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional meski saat ini telah menyampaikan bahwa produk-produk yang disarankan sudah memenuhi syarat yang berlaku di Indonesia.

Baca Juga  Prabowo : Menteri dan Wamen Tak Dukung Program Makan Bergizi Gratis Silahkan Keluar dari Tim

“Nanti mereka akan memilih kira-kira yang akan diambil yang mana. Pada rapat koordinasi, nanti bakal kami sampaikan. Ya (dalam waktu dekat,” tukasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *