KITAINDONESIASATU.COM – Tragedi memilukan mengguncang warga Jakarta Timur. Seorang bocah laki-laki berinisial MIR (9) ditemukan tewas setelah tenggelam di Embung Sejuk, Kecamatan Cipayung, Minggu (15/2) sore.
Peristiwa itu terjadi saat korban bermain di sekitar waduk bersama teman-temannya. Diduga kuat, MIR tidak mampu berenang sehingga tak sempat menyelamatkan diri ketika masuk ke air.
Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko menjelaskan, teman-teman korban awalnya naik ke daratan dan menyadari MIR tidak terlihat. Mereka kemudian panik dan meminta bantuan warga sekitar.
Warga yang mendengar kabar tersebut langsung berbondong-bondong melakukan pencarian. Setelah proses pencarian beberapa jam, tubuh korban akhirnya ditemukan, namun dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Polisi memastikan kejadian ini merupakan kecelakaan murni. Tidak ada unsur dorongan ataupun kesengajaan dari teman-teman korban.
Menurut keterangan, anak-anak memang kerap bermain dan berenang di lokasi tersebut. Korban yang tidak bisa berenang diduga tenggelam saat ikut bermain di air.
Usai dievakuasi, orang tua sempat membawa MIR ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan meski sudah ditangani tenaga kesehatan. Pihak keluarga juga telah membuat pernyataan tidak menuntut siapa pun atas kejadian tersebut.
Salah satu saksi, N (48), menuturkan sebelum kejadian korban sempat mengajak seorang anak lain bermain sekitar pukul 14.00 WIB. Namun ajakan itu tidak diikuti karena anak tersebut masih tertidur, dan rombongan akhirnya pergi ke waduk.
Warga kini berharap pemerintah setempat meningkatkan pengawasan di area embung, termasuk memasang papan peringatan agar anak-anak tidak berenang di lokasi berbahaya.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi orang tua dan masyarakat untuk lebih waspada mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya di area perairan terbuka yang berisiko tinggi. (*)


