Cikampek – Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menjadi titik paling krusial dalam pergerakan mudik Lebaran 2026. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 621 ribu kendaraan telah melintasi gerbang utama menuju arah Trans Jawa tersebut. Angka fantastis ini menunjukkan lonjakan volume lalu lintas yang menembus 145 persen jika dibandingkan dengan hari normal.
Kepadatan luar biasa ini merupakan akumulasi kendaraan yang berasal dari arah Jakarta, baik melalui jalur bawah Tol Jakarta-Cikampek maupun jalur layang MBZ.
Lonjakan yang mencapai lebih dari dua kali lipat ini memaksa pihak kepolisian dan pengelola jalan tol untuk menerapkan rekayasa lalu lintas secara intensif, termasuk sistem One Way dan Contra Flow guna mengurai antrean panjang yang sempat mengular di titik-titik penyempitan.
Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, Sabtu 21 Maret 2026 mengatakan bahwa puncak arus mudik tahun ini sudah terlewati dengan lancar berkat berbagai rekayasa lalu lintas.
Besarnya angka kendaraan di GT Cikampek Utama menjadi indikator utama bahwa pergerakan pemudik menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur masih sangat masif. Petugas di lapangan terus bersiaga 24 jam untuk memastikan kelancaran transaksi di gardu tol agar tidak terjadi penumpukan yang lebih parah.
Dengan volume kendaraan yang mencapai ratusan ribu dalam waktu singkat, manajemen waktu keberangkatan menjadi kunci utama agar tidak terjebak dalam puncak kepadatan arus balik yang diprediksi akan sama masifnya.(*)


