“Kami mengimbau agar Inspektorat melakukan review kembali terhadap pekerjaan fisik. Perencanaan haruslah matang dan sesuai. Kami juga meminta agar kejaksaan dan Polresta Bogor Kota melakukan pengawasan ketat terhadap proyek-proyek pembangunan, demi menghindari potensi kecurangan dalam spesifikasi yang diterapkan. Jika kejadian serupa terulang, masyarakatlah yang akan menanggung kerugian,” tutup politisi dari Partai NasDem itu.
Sebelumnya, Pemkot Bogor telah mengadakan pertemuan dengan Direktur Prasarana Perkeretaapian, Hengki Angkasawan, serta Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat, Endang Setiawan.
Pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti langkah permanen dalam penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa hasil penelitian awal yang dilakukan oleh kedua pihak menyimpulkan bahwa longsor disebabkan oleh adanya saluran atau mata air di lokasi tersebut, yang jumlahnya bahkan lebih dari satu.
“Dalam pertemuan ini, kami berupaya mencari solusi terbaik untuk masalah ini, dengan harapan akses bagi warga dapat segera pulih,” ujarnya. (Nicko/Yo)


