Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ria Marlisa, menjelaskan bahwa pameran digelar selama sepekan, mulai Senin, 9 Juni 2025 hingga Minggu, 15 Juni 2025.
Benda pusaka yang ditampilkan berasal dari tiga kerajaan besar di tanah Sunda: Kasultanan Cirebon, Kerajaan Sumedang Larang, dan Kerajaan Turunan Padjajaran.
Disbudpar menggelar pameran pusaka kerajaan Warisan Karya Leluhur yang dikemas dengan kemasan yang berbeda (KIS/IST)
”Kemudian terdapat lomba mewarnai gambar benda pusaka Pasundan, lomba menggambar pameran Warisan Karya Leluhur, lomba kidung Sunda, lomba dongeng Sunda, dan lomba fashion show baju adat kerajaan Pasundan. Ada juga penampilan kesenian berupa tarian dan musik yang dihadirkan oleh 24 sanggar,” terang Ria.
Ria melanjutkan, pengunjung juga akan dimanjakan dengan LED tunnel yang menyuguhkan visualisasi tiga dimensi disertai narasi sejarah Kabupaten Bogor, mulai dari abad ke-4 hingga ke-16.
“Dari era Kerajaan Tarumanegara, Kerajaan Padjajaran, Kerajaan Sumedang Larang, hingga Kesultanan Cirebon, semua ditampilkan secara imersif,” pungkasnya. (Nicko)

