KITAINDONESIASATU.COM – Sekitar 35.000 rumah dan bisnis di Los Angeles mengalami pemadaman listrik.
Data terbaru menunjukkan 34.646 pelanggan tanpa aliran listrik. Demikian pernyataan Poweroutage.us, situs yang melacak pemadaman listrik di seluruh Amerika Serikat pada Minggu, 12 Januari 2025.
Sebagian besar pemadaman terjadi di wilayah yang dilayani oleh dua penyedia utama, yaitu Southern California Edison dan Departemen Air & Tenaga Los Angeles (DWP).
Saat ini, sekitar 18.400 pelanggan Southern California Edison dan 16.100 pelanggan DWP masih tanpa listrik.
Selain itu, sekitar 100 pelanggan Pasadena Water and Power juga terdampak pemadaman.
Selain Los Angeles, beberapa wilayah di California lainnya juga mengalami pemadaman listrik.
Di San Bernardino, sekitar 8.333 pelanggan terhenti aliran listriknya, sementara di Riverside, sekitar 7.152 pelanggan juga merasakan dampaknya.
Di Santa Barbara, sebanyak 2.081 pelanggan mengalami hal serupa.
Kejadian ini bertepatan dengan terjadinya kebakaran yang melanda California sejak Selasa lalu, yang berkontribusi pada pemadaman listrik.
Meski begitu, Departemen Air & Tenaga Listrik Los Angeles (LADWP) memberikan pembaruan melalui platform X (Twitter) yang menyatakan bahwa mereka telah berhasil memulihkan pasokan listrik ke lebih dari 355.000 pelanggan sejak kebakaran terjadi.
Pemulihan ini tentu menjadi langkah positif bagi upaya pemulihan kondisi, meskipun sebagian besar pelanggan masih menghadapi ketidaknyamanan akibat pemadaman yang meluas.
Sebagai bagian dari upaya pemulihan lebih lanjut, pihak berwenang terus bekerja untuk menyelesaikan masalah pemadaman dan memastikan pasokan listrik yang stabil kepada masyarakat, dengan harapan bahwa pemulihan akan lebih cepat mengingat skala kerusakan yang terjadi.- ***

