KITAINDONESIASATU.COM – Anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, Angga Alan fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengeluarkan kritik tajam terhadap rencana PDAM Tirta Pakuan untuk menambah 10 ribu sambungan rumah baru pada tahun 2025. Menurutnya, sebelum melangkah lebih jauh, lembaga penyedia air bersih ini harus terlebih dahulu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“PDAM Kota Bogor memiliki tanggung jawab besar dalam menyediakan air bersih. Sebelum menambah sambungan baru, mereka harus menyelesaikan permasalahan yang ada dan memastikan pasokan air yang memadai serta berkualitas,” tegas Angga, kepada kitaindonesiasatu.com, Jumat, 1 November 2024.
Ia juga menyoroti masalah yang berlarut-larut terkait optimalisasi Reservoir Jabaru, yang sudah berjalan selama dua tahun namun belum memberikan hasil yang memuaskan.
“Kami telah menerima banyak keluhan dari warga mengenai aliran air yang kecil di berbagai daerah, terutama di Bogor Barat. Ini jelas menunjukkan adanya masalah dalam sistem distribusi air PDAM. Kami mendesak agar PDAM segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar keluhan masyarakat bisa teratasi,” ungkap Angga.
Angga menambahkan bahwa peningkatan infrastruktur dan pelayanan air bersih harus menjadi prioritas utama. “Hanya dengan memperbaiki layanan, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari program-program yang dilaksanakan oleh PDAM Tirta Pakuan,” pungkasnya, menegaskan perlunya langkah konkret untuk meningkatkan situasi yang ada. (Nicko)
