KITAINDONESIASATU.COM – Nancy Kerrigan, legenda seluncur indah, tak bisa menahan tangisnya saat berkumpul dengan para atlet seluncur lokal yang berduka saat mendengar tabrakan tragis antara pesawat American Airlines dan helikopter militer di Washington, DC.
Insiden itu telah merenggut nyawa banyak orang, termasuk beberapa anggota tim Seluncur Indah AS.
Dalam konferensi pers emosional di Skating Club of Boston, Kerrigan berbicara dengan penuh perasaan.
“Kita sudah menghadapi banyak tragedi sebagai bangsa dan manusia, dan kita tetap kuat. Ini tergantung pada bagaimana kita menghadapinya, dan bagi saya, ini tentang bersama orang-orang yang saya cintai,” ungkapnya, sebagaimana ditulis The Guardian pada Kamis, 30 Januari 2025.
Menurut Doug Zeghibe, direktur eksekutif klub, enam anggota tim Seluncur Indah AS yang tewas dalam kecelakaan tersebut adalah anggota klub yang sama.
Kerrigan mengungkapkan keterkejutannya, sambil mengingatkan bahwa kehilangan teman-temannya di pesawat membuat rasa sakitnya semakin berat.
Tenley Albright, peraih medali emas Olimpiade tahun 1956, juga berbicara tentang kecelakaan pesawat yang terjadi pada 1961 yang merenggut nyawa 18 anggota tim nasional seluncur indah.
Albright mengungkapkan bahwa meskipun banyak waktu telah berlalu, kenangan tersebut tetap terasa sangat menyakitkan.
Kerrigan juga menyampaikan harapan kepada keluarga yang berduka dan memberi semangat, mengingatkan mereka untuk saling mendukung dan mengungkapkan rasa cinta pada orang-orang terdekat.
Ia juga mengenang dua pelatih yang tewas dalam kecelakaan tersebut, Evgenia Shishkova dan Vadim Naumov, yang ia kenal dengan baik.
“Kami selalu menyapa mereka dengan senyum” ujar Kerrigan, sambil mengusap air matanya.
Tim pencarian dan penyelamatan masih bekerja untuk mencari korban di lokasi kecelakaan yang terjadi di Sungai Potomac.- ***
Sumber: New York Post

