KITAINDONESIASATU.COM – Nama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, kini ramai diperbincangkan publik setelah mencuatnya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sejumlah warganet mempertanyakan kompetensi Dadan melalui cuitan di Twitter.
Salah satunya menyindir pejabat BGN yang dinilai tidak memahami standar keamanan pangan, sementara yang lain menyoroti latar belakang akademis Dadan sebagai dosen entomologi atau ilmu serangga.
Berdasarkan data Antara News, Dadan menempuh pendidikan S1 Proteksi Tanaman di IPB, lalu melanjutkan studi Entomologi Terapan di Universitas Bonn, Jerman, serta melanjutkan ke Leibniz Universität Hannover hingga lulus tahun 2000. Ia juga menyelesaikan pendidikan doktoralnya di IPB.
Meski memiliki rekam jejak akademik mumpuni di bidang entomologi, banyak pihak menilai latar belakang tersebut kurang relevan dengan jabatan sebagai Kepala BGN.
Tak heran, komentar seputar dirinya ramai dibicarakan, bahkan salah satu unggahan tentang Dadan sudah ditonton lebih dari 223 ribu kali di Twitter.


