“Kami ingin memastikan pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh obat-obatan,”tuturnya.
Pemeriksaan ini, katanya, akan terus dilakukan selama masa angkutan lebaran, bukan hanya sebelum, tetapi juga sesudahnya.
Suntana juga mengimbau kepada pengusaha bus, pengemudi, dan masyarakat untuk mematuhi seluruh aturan keselamatan guna mendukung kelancaran arus mudik.
Selain itu, pengemudi yang terpilih akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine untuk memastikan mereka tidak terpengaruh obat terlarang.
Irjen Agus Suryonugroho menambahkan bahwa pengecekan angkutan umum ini adalah bagian dari “Operasi Keselamatan Lalu Lintas “ yang sedang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.
Operasi ini, katanya, merupakan persiapan “Operasi Ketupat”, yang rutin dilakukan menjelang mudik lebaran.
“Melalui operasi ini, diharapkan mengurangi angka kecelakaan dan mewujudkan arus mudik yang aman dan lancar,” katanya. (Aris MP/aps)



