KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Simpang Empat Pelabuhan SG Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, menewaskan seorang anak berusia 6 tahun Senin (22/12/2025) pagi.
Peristiwa nahas itu melibatkan sebuah truk tronton S 9968 UH dan sepeda motor Honda Stylo L 2547 ACD berboncengan tiga ayah ibu dan anaknya, namun sang anak terlepas dari boncengan membentur benda keras hingga berakhir meninggal dunia di lokasi kejadian kecelakaan.
Korban tewas seorang anak bernama M Nzay (6) sementara kedua orangtuanya Ali Wahyudi (40) dan Sugiyarti (38) warga Gunung Anyar, Surabaya mengalami luka serius dilarikan ke RSUD dr Kesma Tuban untuk perawatan medis.
Dari informasi yang diperoleh mengungkapkan peristiwa yang terjadi pagi hari itu terjadi bermula saat truk tronton melaju dari arah barat ke timur ruas Jalan Desa Socorejo, Jenu hendak berbelok.
Saat itu truk berbelok ke arah kanan atau arah selatan di jalan raya di simpang empat Pelabuhan SG, tiba-tiba pada saat bersamaan melaju sepeda motor berboncengan kedua orang tua dan anaknya melaju dari arah timur ke arah barat.
Karena truk sudah terlanjur masuk dan berbelok tak bisa menghindari laju kendaraan sepeda motor hingga sepeda motor menabrak bagian samping truk secara prontal, hingga terjadi benturan keras.
Akibat benturan yang terjadi seorang anak dalam boncengan meninggal di lokasi kejadian sementara kedua orang tua korban mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RSUD dr Koesma Tuban.
Kanit Gakkum Satlantas polres Tuban, Iptu Eko Sulistyo mengatakan dari hasil olah tempat perkara dapat diperoleh dugaan sementara pengemudi truk tronton tidak memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan ketika henda berbelok ke kanan.
Petugas telah melakukan penanganan terkait kasus kecelakaan ini mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan dan memintai keterangan para saksi untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Polisi menghimbau kepada pengguna jalan khsusnya kendaraan roda empat berukuran besar seperti truk tronton seperti ini agar lebih meningkatkan kewaspadaan, apalagi melintas di persimbangan jalan agar waspada untuk mencegah terjadi kecelakaan agar tidak terulang kembali. **


