News

Laka Mematikan di Gresik Ibu Muda Krian Tewas Tertabrak Brio di Driyorejo, Pekan ini 15 Kejadian 4 Nyawa Melayang

×

Laka Mematikan di Gresik Ibu Muda Krian Tewas Tertabrak Brio di Driyorejo, Pekan ini 15 Kejadian 4 Nyawa Melayang

Sebarkan artikel ini
kecelakaan driyorejo
Kondisi mobil Brio setelah menabrak seorang ibu muda warga Krian Sidoarjo. Foto kanan korban saat mendapat perawatan medis. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Pekan ini menjadi pekan mengerikan di jalanan wilayah Kabupaten Gresik, setidaknya terjadi 15 kejadian kecelakaan lalu lintas, yang menewaskan 4 nyawa melayang di jalan.

Terbaru kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Jalan Raya Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik menewaskan seorang ibu muda hingga akhirnya meninggal dunia setelah di rawat di rumah sakit, Minggu (1/6/2025).

Diketahui korban adalah seorang ibu muda bernama Miftahul Qomariyah (21) warga Desa Sidorejo, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo tewas setelah menabrak Honda Brio L 16 35 HN yang melaju dari arah berlawanan.

Dari informasi yang peroleh mengungkapkan saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Beat melaju dari arah Selatan ke Utara, pukul 06:20 melaju di Jalan Raya Desa Petiken, Driyorejo.

Di tengah perjalanan tiba-tiba sepeda motor Miftahul bersenggolan dengan kendaraan lain yang tidak dikenal, kemudian terjatuh.

Sayangnya arah jatuh dari sepeda motor ke kanan atau ke sisi Timur, sementara dari arah berlawanan atau dari arah Utara melaju mobil Brio dikemudikan Imade Edi Purwanti warga Lidah Kulon, Surabaya.

Sepeda motor yang terjatuh ke arah Timur mengarah dengan laju mobil Honda Brio hingga terjadi benturan keras menyebabkan terjadinya kecelakaan parah.

Pengendara sepeda motor tertabrak mobil Brio yang sudah tak bisa menghindar karena jarak terlalu dekat, hingga terjadi benturan keras dan Miftahul Qomariah mengalami luka parah di bagian kepala dan pendarahan di telinga kanan dan kiri hingga tak sadarkan diri.

Korban langsung dilarikan ke RS Anwar Medika untuk mendapatkan perawatan medis, namun akhirnya sekitar pukul 08:59 WIB, nyawa korban sudah tidak tertolong lagi atau meninggal dunia.

Kecelakaan ini merupakan kecelakaan dalam sepekan terakhir yang terjadi di wilayah Kabupaten Gresik yang sudah dalam penanganan Satlantas Polres Gresik.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Ipda Achmad Andri Aswoko menghimbau kepada para pengguna jalan di wilayahnya agar waspda dan berhati-hati saat di jalan raya.

Mengingat wilayah Gresik tingkat kecelakaan lalu lintas cukup tinggi, terbukti dalam sepekan saja sudah terjadi sebanyak 15 peristiwa kecelakaan dengan korban meninggal sebanyak 4 orang.

Di sisilain dari 15 peristiwa kecelakaan itu juga menimbulkan kerugian material dari para pengguna jalan yang jumlahnya mencapai Rp14,2 juta.

Ipda Achmad Andri Aswoko menyebut faktor kelalaian pengemudi menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan, mayoritas kecelakaan terjadi karena pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Bahkan untuk mencegah terjadinya kecelakaan, pihaknya telah memasang rambu peringatan di sejumlah lokasi yang rawan kecelakaan.

“Rencananya akan ditindaklanjuti pihak terkait adanya pemasangan speed trap di titik rawan untuk menekan laju kendaraan,” ujar Aswoko kepada wartawan di Gresik. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *