KITAINDONESIASATU.COM – Seorang pendaki asal Swiss bernama Benedikt Emmenegger dikabarkan mengalami insiden jatuh di Gunung Rinjani.
Peristiwa ini terjadi di jalur menuju Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, pada 16 Juli 2025.
Insiden tersebut langsung menarik perhatian publik, apalagi mengingat belum lama ini sempat viral kasus Juliana Marins, WNA yang meninggal dunia karena jatuh di lokasi yang sama.
Kejadian jatuhnya Benedikt pertama kali diungkap oleh akun Twitter @duniamistikkk pada tanggal yang sama.
Dalam cuitan tersebut, dijelaskan kronologi saat Benedikt terpeleset di jalur menuju Danau Segara Anak.
Beruntung, meskipun jatuh ke jurang, Benedikt masih selamat dan langsung menjalani proses evakuasi yang dramatis.
Evakuasi korban dilakukan melalui udara menggunakan helikopter untuk membawanya ke rumah sakit.
“Operasi penyelamatan korban dilakukan dengan jalur udara dengan menggunakan helikopter menuju rumah sakit,” tulis akun tersebut.
Benedikt dilaporkan mengalami patah tulang di bagian kaki serta memar di wajahnya.
Peristiwa ini memancing berbagai tanggapan dari netizen di Twitter.
“Udah dibilangin Rinjani bukan taman bermain, ini bule senang banget dah nyusahin diri sendiri terus ujung-ujungnya nyalahin Rinjaninya,” tulis akun @rotibalegulaa.
“Habis ini netizen Brazil nyinyir lagi, Indonesia kena dikira rasis, kulit putih langsung dievaluasi pakai heli,” ujar akun @ghifarikun1.
“Kayaknya emang harus dibikin peraturan baru buat yang minim pengalaman mendaki gunung biar gak dibolehin naik sampai pos tertentu,” tulis akun @buah__khuldi menanggapi insiden ini. (*)

