KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025 berbagai kesiapan dilakukan unsur terkait agar semua berjalan lancar. Jumat (13/12), Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Kementerian Perhubungan mengecek jalur penyeberangan yang akan menghubungkan ke pulau Sumatera.
Jalur penyeberangan yang dikunjungi Kepala Korlantas Polri Irjen Aan Suhanan bersama Wakil Menteri Perhubungan Suntana, adalah Pelabuhan Bakauheni, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, dan Pelabuhan Wika Beton di Lampung.
Dikatakan Irjen Aan, sejauh ini tidak ada masalah yang berarti terkait pendistribusian penumpang yang berangkat dari Sumatera menuju Jawa. Salah satu kendala yang harus dibenahi adalah di jalur Merak menuju Sumatera.
“Kalau dari sisi Sumatera ini, alhamdulillah lancar. Tapi, kalau dari sisi Pelabuhan Merak tadi, delaying sistem tetap kita koordinasikan dengan ASDP sehingga jaraknya bisa tertangani untuk arus lalu lintas,” kata Aan dalam keterangan tertulis, yang dikutip Jumat (13/12).
Dikatakan Aan, Korlantas akhirnya menemukan kendala di mana kendaraan yang tidak memiliki tiket saat masuk jalur penyeberangan. Untuk antisipasi, pihaknya memberikan catatan bagi ASDP untuk menerapkan teknik geofencing guna membatasi pergerakan praktik calo.
“Perlu ada screening di Pelabuhan Bakauheni ini. Nanti kita siapkan geofencing. Itu dirasa perlu dan untuk kesiapan sebelum Nataru. Kami bersama ASDP juga mengadakan semacam sosialisasi kepada para calo-calo,” ungkap Aan.
Usai melakukan peninjauan di tiga pelabuhan di Lampung, Wamenhub Suntana bersama Kakorlantas Irjen Pol. Aan Suhanan dan rombongan kembali menuju Pelabuhan Merak, Banten, untuk melaksanakan tactical floor game jalur penyeberangan pada saat operasi Nataru nanti. (*)


