“Kami sangat berterima kasih atas diterimanya audiensi ini, karena langkah ini dilakukan demi memperkuat TNI AD di Banua,” tambah Eko.
Rencana peningkatan Korem 101/Antasari menjadi Kodam ini mendapat sambutan positif dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar.
Pemerintah Provinsi Kalsel, menurut Roy, siap mendukung kajian pembangunan terkait peningkatan status pertahanan militer di wilayah Kalimantan Selatan.
Roy menjelaskan bahwa Pemprov Kalsel telah menerima usulan dari Korem 101/Antasari mengenai pembangunan fasilitas tersebut.
“Pada prinsipnya, kami (Pemprov Kalsel) mendukung rencana ini, bahkan saat ini kami telah mengalokasikan lahan seluas 10 hektare,” ujar Roy.
“Secara teknis, pembahasan lebih lanjut akan dilakukan dalam rapat selanjutnya,” tambahnya.
Roy juga menjelaskan bahwa Pemprov Kalsel telah menganggarkan dana untuk pembangunan yang direncanakan pada tahun 2025, termasuk pembangunan markas Kodam di lahan yang sudah dialokasikan.
Namun, ia belum dapat memastikan kapan pembangunan tersebut akan dimulai, karena saat ini Pemprov Kalsel masih menunggu arahan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pengisian jabatan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel yang saat ini masih banyak yang kosong.



