News

Korban Tanah Longsor di Depok Trenggalek Korban Yatemi dan Mesinem Ditemukan, Empat Lainnya Masih Hilang

×

Korban Tanah Longsor di Depok Trenggalek Korban Yatemi dan Mesinem Ditemukan, Empat Lainnya Masih Hilang

Sebarkan artikel ini
longsor trenggalek3
Suasana evakuasi setelah penemuan dua jenazah korban longsor di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Kamis (22/5/2025). foto: kabartrenggalek/ facebook

KITAINDONESIASATU.COM – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dua korban tanag Longsor di Dusun Kebonangung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek.

Peristiwa tanah longor ini terjadi di RT 16 RW 07 Dusun Kebonagung sedikitnya ada 10 rumah terdampak yang tertimbun total material tanah longsor yang terjadi, Senin (19/5/2025).

Dari upaya pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan akhirnya menemukan dua korban ditemukan meninggal dunia dari enam yang dinyatakan hilang pada hari sebelumnya.

Kedua korban itu masing-masing bernama Mesinem (90) dan Yatemi (70) keduanya meninggal dunia setelah tertimbun material tanah saat berada di rumah mereka.

Baca Juga  Siswa SMKN 5 Banjarmasin Sulap Sampah Plastik Jadi Mesin Paving Block dan BBM

Meski demikian Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Maliki menjelaskan jika pihaknya belum berani memastikan secara pasti sebelum hasil identifikasi diumumkan oleh tim kesehatan.

Namun demikian dugaan jasad korban memang mengarah ke dua orang itu karena sejauh ini kondisi fisik masih bisa dikenali oleh warga masyarakat yang turut melakukan pencarian.

Bahkan identitas telah dikonfirmasi oleh keluarga korban dan tetangganya dan ditemukan di dalam rumah yang memang rumah itu juga milik korban.

Baca Juga  Tanah Longsor Landa Kota Bogor Usai Seharian Diguyur Hujan

Sementara dari temuan itu masih ada empat warga lainnya yang dinyatakan hilang sejak peristiwa tanah longsor itu terjadi.

Keempat warga yang dinyatakan hilang itu antara laian adalah Nitin (36), Tulus (65), Yani (50) dan Torik (2) semuanya warga Dusun Kebonagung, Kecamatan Bendungan, Trenggalek.

Dua korban yang ditemukan itu tertimbun material dan bekas reruntuhan rumah di dalam longsoran tanah, jenazah ditemukan sekitar pukul 15:00 WIB dan jenazah kedua pukul 16:01 WIB.

Baca Juga  Tragis! Dua Korban Jet Ski di Teluk Manado Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

Lokasi penemuan jenazah juga sesuai prediksi dari hasil pelacakan Unit K9 atau anjing pelacak dari Polisi Satwa Polda Jatim sebanyak 2 ekor dan dari SDI SAR Dog Indonesia, bahkan marking dari Sardog sesuai dengan hasil penemuan.

Setelah ditemukan jenazah langsung dievakuasi dan diserahkan kekepolisian untuk dilakukan identifikasi oleh tim DVI, Inafis di RSUD dr Soedomo, Trenggalek.

Proses evakuasi membutuhkan waktu masing-masing sekitar 20 menit dan pasca penemuan operasi SAR ditutup karena cuaca dan akan dilanjutkan Jumat (23/5/2025) pagi. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *