KITAINDONESIASATU.COM – Korban tabrakan di perempatan Jalan Raya Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang Rabu, 8 Mei 2025 akhirnya bertambah menjadi dua orang, Kamis (9/5/2025).
Korban meninggal menjadi dua orang setelah pengendara Honda Beat Hendry Wiendhakka (63) warga Bluluk, Lamongan ini dinyatakan nyawanya tak tertolong setelah perawatan intensif di RSK Mojowarno, Jombang.
Kanit Gakkum Satlantas polres Jombang, Ipda Siswanto kepada wartawan menjelaskan korban mengalami luka berat dan tak berhasil diselematkan.
Dengan meninggalnya korban kedua ini, berarti dua pengendara yang terlibat kecelakaan yakni Rendi Okta Ramadhani (20) warga Banjaragung, Bareng dan Hendry, keduanya meninggal dunia dari peristiwa yang mengenaskan itu.
Korban Rendi meninggal dunia di lokasi kejadian kecelakaan setelah menabrak motor Hendry kemudian menabrak tembok pagar, sementara Hendry sendiri meninggal setelah dirawat di RSK Mojowarno.
Menurut Ipda Siswanto, korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSK Mojowarno dan sekarang jenazah sudah diambil keluarganya untuk dimakamkan di kampung halalamannya di Lamongan.
Sementara pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan dari hasil olah TKP yang dilakukan sebelumnya terkait penyeabab terjadinya kecelakaan itu.
Seperti diberitakan insiden itu terjadi bermula dari seorang pengendara Honda Beat S 3296 OBZ, Hendry yang melintas di perempatan jalan diduga kurang hati-hati saat melintas jalan.
Hendry yang mengendarai Honda Beat saat itu melaju dengan menyeberangi perempatan Jalan Raya Grobogan, Mojowarno dari arah barat ke arah timur.
Peristiwa yang terjadi pukul 19:00 WIB itu diduga korban kurang memperhatikan arus lalu lintas dari arah utara, korban merasa sudah aman hingga memacu kendaraannya menyeberang di perempatan itu.
Pada hal dari arah utara pengendara GL 100 diduga melaju dengan kecepatan tinggi kemudian menabrak korban yang melintas di perempatan itu.
Pengendara GL 100 S 6614 WB, Rendy Okta tak mampu menghindar karena posisi sudah terlalu dekat hingga akhirnya terjadi benturan keras hingga Rendy tak sadarkan diri.
Warga Dusun Sering, Banjaragung, Bareng ini setelah menghantam korban Hendry kendaraannya sempat menghantam pagar tembok hingga akhirnya terpental dan jatuh dan tak sadarkan diri hingga meninggal dunia di tempat kejadian.
“Korban adalah seorang pemuda Banjaragung, Kecamatan bareng saat itu pulang kerja dari pabrik Plywood,” kata Ipda Siswanto kepada wartawan.
Sementara pengendara Honda Beat Hendry juga terpental hingga tubuhnya jatuh di samping Rendy dalam kondisi luka berat, Hendry mengalami luka berat langsung dievakuasi ke RSK Mojowarno. **


