News

Konsisten Menjaga Ketahanan Pangan, Pemerintah Dapat Penghargaan FAO

×

Konsisten Menjaga Ketahanan Pangan, Pemerintah Dapat Penghargaan FAO

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi

Sementara laju pertumbuhan secara tahunan, pertumbuhan subsektor tanaman pangan kembali positif menjadi 12,50 setelah pada triwulan sebelumnya -5,50.

Bapanas mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh petani, peternak, dan nelayan di seluruh Indonesia, juga pemangku kepentingan terkait, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, BUMN pangan, asosiasi dan pelaku usaha, kelompok masyarakat, komunitas hingga media atas kontribusi bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Mari kita terus upayakan langkah-langkah pengendalian inflasi, khususnya pada inflasi pangan dengan berbagai program strategis,” ucapnya.

Selain itu, Bapanas juga terus menggalakkan Gerakan Pangan Murah (GPM), fasilitasi distribusi pangan, mendorong kerja sama antardaerah dalam menjaga stabilitas pangan.

Baca Juga  Asyik, 16 Juta Jiwa Terima Bansos Beras Selama 6 Bulan di 2025

“Itu beberapa langkah aksi yang terus kita bersama-sama lakukan, sehingga inflasi dapat terjaga tidak lebih dari target 2,5 persen plus minus 1, dan pada saat yang sama menjaga pertumbuhan ekonomi juga di atas 5 persen,” kata Arief.

Presiden Jokowi menerima Penghargaan Agricola Medal dari FAO. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Director General FAO Qu Dongyu di Istana Negara, Jumat (30/8).

Agricola Medal merupakan pengakuan FAO atas kontribusi dan komitmen kepada tokoh-tokoh atau kepala negara yang dinilai memiliki upaya besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dukungan luar biasa pada tujuan mendasar FAO dalam mencapai ketahanan pangan.

Baca Juga  Skema Pembiayaan KUR, Primkoppol dan CSR Polda Jabar jadi Acuan Program Ketahanan Nasional

Kepala Negara mengatakan, penghargaan Agricola Medal tersebut dipersembahkan untuk seluruh petani, seluruh masyarakat yang telah berkontribusi aktif dalam memperkuat sektor pertanian.

“Program ketahanan pangan memang menjadi salah satu prioritas pemerintah karena Indonesia menyadari betul pentingnya kemandirian dan kedaulatan pangan, apalagi di tengah berbagai ketidakpastian dunia,” kata Presiden. (Aris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *