“Dan fokus pada kesejahteraan petani, peternak, dan nelayan sebagai produsen pangan. Karena itu, Bapak Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada petani di seluruh Indonesia,” tutur Arief.
Di tengah berbagai tantangan global, Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat inflasi yang terkendali di saat beberapa negara lain mengalami lonjakan inflasi yang signifikan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, inflasi secara tahunan pada Juli 2024 berada di angka 2,13 persen. Ini turun dari inflasi bulan 2024 sebesar 2,84 persen.
Sementara Inflasi volatile food secara tahunan di Juli 2024 sebesar 3,63 persen. Ini menurun dari bulan sebelumnya yang sebesar 5,96 persen. Beras menjadi salah satu komoditas penyumbang utama andil inflasi secara tahunan sebesar 0,47 persen.
Sementara itu, indeks Nilai Tukar Petani (NTP) tetap terjaga di atas 100 persen. Pada Juli 2024, NTP bertumbuh positif 0,84 poin menjadi 119,61 dari bulan sebelumnya yang 118,77.
Sementara untuk NTP subsektor tanaman pangan (NTPP) menjadi 108,32. Pemerintah pun berhasil jaga indeks NTPP terus stabil di atas 100 poin sejak Oktober 2022.
Selanjutnya apabila dilihat dari laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB), subsektor tanaman pangan di triwulan kedua tahun 2024 ini tercatat menorehkan angka tertinggi sebesar 69,09 secara kuarter dibandingkan subsektor lapangan usaha lainnya.

