KITAINDONESIASATU.COM -Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Sang Ngurah Wiratama mengatakan kondisi psikologis beberapa korban tindak kekerasan seksual dilingkungan pondok pesantren Al Qona’ah di Kabupaten Bekasi mengalami trauma.
Sang Ngurah mengungkap dua dari empat orang korban masih merasa terpukul dengan apa yang dialaminya saat ini, hingga pihaknya pun kesulitan dalam menggali informasi untuk menemukan fakta-fakta baru dari kasus tersebut.
“Ya kalau bicara psikologis kita apa adanya dalam posisi ini mungkin sudah terlalu biasa, namun ada dua orang ini masih tertekan untuk bicara, masih berat untuk menggali pun kita agak berat, tapi dikit demi sedikit kita berhasil menggali,” ungkapnya, Selasa 01 Oktober 2024 malam.
Guna mengembalikan rasa percaya diri korban, saat ini para korban mendapatkan bantuan psikologis berupa trauma healing dari Polres Metro Bekasi, Dinas Sosial, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bekasi.
“Kita datangi kita coba trauma healing kita ajak bicara karena pada saatnya memang untuk menumbuhkan rasa percaya diri untuk melaporkan ini berat tidak semua orang mampu melakukan. jadi kita menimbulkan rasa kepercayaan anak ini permasalahan ini bisa diselesaikan,” ucapnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Dari daftar nama tujuh orang santriwati yang pernah mengaji kepada tersangka S dan tersangka MHS polisi mencoba menggali informasi korban dan barang bukti baru.
“Ya, barang bukti baru yang kami dalami itu terkait dengan adanya daftar list kemarin, yang nama-nama santriwati tersebut, ya kita temui dan kemudian kita jadikan trauma healing dengan harapan siapa tahu dari para santriwati ini yang pernah belajar di tempat mengaji itu pernah juga jadi korban,” ujarnya.
“Saya mengimbau kepada orang tua bukan hanya kasus ini ya, orang tua yang bisa bercerita, ngobrol dengan anaknya apabila memang kejadian ini terjadi pada anak ini bukan menjadi aib tapi untuk menjaga anak-anak yang lain agar tidak terulang kembali,” pungkasnya.



