KITAINDONESIASATU.COM – Komisi II DPR RI mengunjungi Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (7/5/2025), untuk mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Ketua Komisi II, M. Rifqinizamy Karsayuda, menyoroti banyaknya BUMD yang belum menguntungkan dan perlu perbaikan, meskipun ada beberapa yang berhasil.
“Kita tahu bahwa ada BUMD yang berkinerja baik dan menghasilkan profit, namun banyak juga yang perlu diperbaiki dan disehatkan,” ujarnya, dikutip dari laman dpr.go.id pada Kamis (8/5/2025).
Rifqinizamy mengapresiasi pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan para kepala daerah, serta menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan agar BUMD tidak lagi menjadi beban APBD, melainkan mendorong pendapatan daerah.
Komisi II juga membahas konsep holding BUMD untuk efisiensi dan kemungkinan pengelolaan lebih terstruktur dengan fokus pada 1-2 BUMD di tingkat provinsi.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa lebih dari 70% BUMD di Sulawesi Tengah membutuhkan penyelamatan, dan beberapa yang tidak efektif mungkin perlu dibubarkan.
Rifqinizamy juga menyoroti perlunya memaksimalkan pemanfaatan BUMD perbankan daerah dan memastikan aturan baru agar daerah yang tidak memanfaatkannya dengan baik dapat menghadapi sanksi, seperti penahanan dana alokasi daerah (DAU).
Komisi II berkomitmen untuk terus memeriksa pengelolaan BLUD dan BUMD di Sulawesi Tengah agar sesuai dengan peraturan yang berlaku.-***

