Data terbaru menyebut, arsenal rudal Iran diperkirakan mencapai 2.500 unit dengan jangkauan hingga 2.500 km.
Beberapa jenis seperti Sejil, Emad, dan Khorramshahr jadi andalan dalam respons Iran terhadap serangan AS-Israel.
Abdollahi juga menyoroti taktik musuh yang menargetkan warga sipil. Sementara Iran, klaimnya, fokus pada sasaran militer sah.
“Perang akan berlanjut sampai musuh menyesal,” ujarnya.
Ini bagian dari strategi kemampuan militer Iran yang defensif-ofensif.
Gelombang respons Iran terhadap serangan AS-Israel terus berlanjut. Setelah serangan 28 Februari 2026 yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Tehran membalas dengan rudal dan drone ke pangkalan AS-Israel di kawasan.

