News

Kisah Tukang Tambal Ban Mojokerto Menyeberang Berkali-kali, Akhirnya Tewas Bertabrakan dengan Pemotor Lain

×

Kisah Tukang Tambal Ban Mojokerto Menyeberang Berkali-kali, Akhirnya Tewas Bertabrakan dengan Pemotor Lain

Sebarkan artikel ini
kecelakaan mahasiswi UGM
Ilustrasi kecelakaan. Mahasiswi UGM teas kecelakaan. (Canva)

KITAINDONESIASATU.COM – Nasib sial dialami seorang tukang tambal ban di Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto yang harus menemui ajalnya di jalan saat hendak buka lapaknya, Selasa (22/4/2025) pagi.

Pagi itu sekitar pukul 08:00 Wiyardi (60) tukang tambal ban warga Desa Kumiter, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto terlibat tabrakan dengan kendaraan lain hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

Dari keterangan yang diperoleh mengungkapkan Wiyardi yang berprofesi sebagai seorang tukang tambal ban saat itu berangkat hendak membuka lapaknya, namun mengalami kecelakaan hingga tewas di tempat kejadian.

Saat itu korban mengendarai sepeda motor Honda Beat S 3678 OB melaju dari arah timur hendak menyeberang ke arah utara, menuju lokasi lapak tambal ban miliknya.

Baca Juga  Desember Kelabu 3 Nyawa Melayang di Jalan, Human Error Wilayah Mojokerto

Setiap hari pria ini selama bertahun-tahun selalu melakukan aktivitas yang sama ketika berangkat bekerja dengan menyeberangi ruas jalan itu.

Namun ini sepertinya hari itu, nahas bagi dirinya, hingga saat korban dengan kendaraan sepeda motornya menyeberang jalan, tiba-tiba ditabrak dari arah samping pegendara GL Max W 2459 KG dikemudikan Wahyudi (47) warga Tejo, Kecamatan Mojoangung, Jombang.

Kepala Dusun (Kasun) Desa Kumiter, Jaini (37) mengatakan dari keterangan warga yang dilokasi kejadian kecelakaan terjadi pagi korban dari timur hendak menyerang ke utara jalan, sementara pemotor GL Max malaju kencang dari arah barat ke arah timur.

Baca Juga  Harga Emas Antam Tembus Rekor, Sentuh Rp2.044.000 per Gram

Pemotor GL Max Wahyudi sempat melakukan pengereman sebanyak dua kali, namun karena jarak terlalu dekat tabrakan tak terhindarkan.

Pengendara sepeda motor Beat diduga kurang berhati-hati saat hendak menyeberang sehingga ketika ada kendaraan yang melaju kencang korban tidak siap untuk menghindar hingga akhirnya tetabrak dari arah samping.

Akibat benturan keras itu membuat korban tersungkur dan terpental menghantam aspal jalan hingga mengalami luka-luka berat dan akhirnya meninggal di tempat kejadian kecelakaan.

Baca Juga  Botol Minuman dan Sisa Makanan Jadi Petunjuk, Polisi Selidiki Kontrakan Maut

Seperti kita ketahui Wiyardi yang berprofesi sebagai tukang tambal ban setiap selalu menyeberangi jalan itu untuk bersiap membuka lapaknya.

Namun hari ini rupanya Wiyardi kurang beruntung sehingga tiba ajalnya setelah kendaraan yang biasa digunakan berangkat kerja betabrakan dengan sepeda motor lain hingga ia harus menghembuskan nafas terakhirnya.

Usai kecelakaan petugas relawan ambulans dari PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi korban dan membawa ke RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto.

Begitu juga dengan petugas kepolisian yang tiba dilokasi juga turut mengamankan lokasi mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan dan menggalar olah tempat kejadian perkara (TKP). **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *