KITAINDONESIASATU.COM – Kisah tragis mengguncang warga Terminal Kalideres, Jakarta Barat, setelah seorang wanita berinisial H (38) ditemukan tewas bersama bayinya usai melahirkan seorang diri di area terminal pada Kamis (9/10) siang.
Korban yang dikenal sebagai tukang pijat langganan sopir-sopir bus itu diketahui melahirkan tanpa meminta pertolongan siapa pun.
“Ibu itu profesinya tukang urut di terminal, biasanya untuk sopir-sopir,” ujar Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen, saat dikonfirmasi, Jumat (10/10).
Dikatakan Revi, korban masuk ke toilet umum terminal seorang diri. Tak lama kemudian, ia terlihat keluar sambil mendorong keranjang sampah menuju arah musala.
“Karena orang terminal sudah biasa lihat dia, jadi enggak ada yang curiga. Mereka pikir dia seperti biasa saja,” jelas Revi.
Namun, tak lama berselang, warga yang hendak salat di musala dikejutkan oleh pemandangan memilukan. Korban terbaring lemah dengan celana berlumuran darah, dan sudah nyaris tak sadarkan diri.
Petugas Dishub dan kepolisian segera dipanggil ke lokasi. Sementara tim medis Puskesmas Kalideres turut dikerahkan untuk memberi pertolongan.
Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan tanda-tanda bahwa korban baru saja melahirkan. Polisi yang tiba di lokasi kemudian memeriksa keranjang sampah yang sempat didorong korban.
“Ternyata di situ ditemukan bayi yang baru dilahirkan,” kata Revi dengan nada pilu.
Sayangnya, baik sang ibu maupun bayinya tidak berhasil diselamatkan. Keduanya meninggal dunia akibat pendarahan hebat sebelum sempat mendapat perawatan.
Kapolsek Kalideres, Kompol Arnold Julius Simanjuntak, membenarkan peristiwa tragis tersebut.
“Kami sudah melakukan olah TKP. Jenazah ibu dan bayinya dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut kronologi pasti dan penyebab kematian keduanya. (*)
