KITAINDONESIASATU.COM – Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berlangsung di Ancol, Jakarta, pada Sabtu 27 September 2025, berakhir ricuh. Beberapa kader yang hadir terlibat adu mulut hingga perkelahian.
Menurut laporan YouTube Kompas TV pada Minggu 28 September 2025, suasana mulai memanas ketika Plt Ketum PPP, Muhammad Mardiono, menyampaikan pidato pemilihan pemimpin baru partai.
Saat itu, peserta terpecah menjadi dua kubu dan saling berseteru.
Upaya pembawa acara menenangkan keadaan dengan lantunan sholawat tidak berhasil, justru memicu teriakan dukungan dari masing-masing kelompok.
Usai pidato pembukaan, Mardiono keluar dari arena sambil diiringi kader yang meneriakkan “Lanjutkan”, sementara kelompok lain membalas dengan seruan “Perubahan”.
Situasi makin panas hingga berujung bentrokan fisik, bahkan kursi ikut jadi sasaran.
Kericuhan akhirnya dilerai oleh tim pengamanan internal, namun beberapa kader mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
“Ada beberapa kader kami yang saat ini sedang ada di rumah sakit, yang mengalami cedera di bagian kepala, kemudian di bagian bibir, dan lain sebagainya,” kata Mardiono dalam konferensi pers di Jakarta Utara, Sabtu 27 September 2025.
Ia menyayangkan keributan yang menimbulkan korban tersebut, serta menegaskan akan menempuh jalur hukum terkait insiden itu. (*)

