Berita UtamaNews

Kepercayaan dan Mitologi Gempa Bumi

×

Kepercayaan dan Mitologi Gempa Bumi

Sebarkan artikel ini
poseidon
Ilustrasi dewa laut poseidon (Pixabay/intographics)

Dengan trisula, Poseidon dipercaya bisa mengguncang tanah dan laut untuk mengekspresikan kemarahannya atau sebagai tanda peringatan kepada manusia.

Mitologi ini mencerminkan hubungan erat antara bencana alam dan amarah dewa-dewa.

Kepercayaan di Indonesia

Di Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang masih kental dengan kepercayaan tradisional, gempa bumi sering dianggap sebagai tanda ketidakseimbangan alam atau peringatan dari leluhur.

Misalnya, di beberapa daerah di Sumatera, ada keyakinan bahwa gempa bisa menjadi peringatan dari roh-roh nenek moyang agar manusia lebih menghormati alam atau menjaga tingkah laku mereka.

Di Bali, gempa bumi kadang diyakini sebagai pertanda bahwa dewa atau roh leluhur sedang marah. Oleh karena itu, setelah gempa bumi, masyarakat Bali sering mengadakan upacara persembahan untuk menenangkan roh-roh atau dewa tersebut.

Kepercayaan Suku Maori (Selandia Baru)

Suku Maori, penduduk asli Selandia Baru, percaya bahwa gempa bumi terjadi ketika Rūaumoko, dewa gempa dan vulkanisme, bergerak di dalam bumi.

Rūaumoko diyakini sebagai dewa yang bertanggung jawab atas musim dan gempa bumi, dan setiap getaran adalah tanda dari gerakannya di dunia bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *