Amran menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta sangat penting untuk kesuksesan program cetak sawah ini, guna mendukung tercapainya swasembada pangan di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penandatanganan komitmen bersama antara Kementan, Pemerintah Provinsi Kalsel, Pemerintah Kabupaten dan Kota di Kalsel, Kodam, Kepolisian Daerah, Kejaksaan Tinggi, serta Pupuk Indonesia. Penandatanganan ini merupakan simbol komitmen bersama untuk mendukung percepatan produksi padi dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.
Sebagai informasi, Kementan gencar melaksanakan program cetak sawah sebagai upaya untuk menjaga stabilitas produksi padi, serta sebagai langkah mitigasi terhadap dampak perubahan iklim dan dinamika geopolitik global.
“Presiden (Prabowo Subianto) menginginkan agar kita segera mengakselerasi program cetak sawah ini sebagai bagian dari upaya besar untuk mewujudkan swasembada pangan,” ujar Amran. (Anang Fadhilah)***
