News

Kemenangan Donald Trump Guncang Ekonomi Dunia ?

×

Kemenangan Donald Trump Guncang Ekonomi Dunia ?

Sebarkan artikel ini
FotoJet 13 1
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

KITAINDONESIASATU.COM – Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS 2024 diperkirakan akan membawa dampak ekonomi yang besar dan langsung bagi dunia.

Jika Trump melaksanakan sebagian dari janji kampanyenya, –mulai dari tarif perdagangan tinggi, deregulasi, hingga peningkatan pengeboran minyak dan tekanan pada sekutu NATO– dampaknya terhadap keuangan negara, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan suku bunga akan dirasakan secara global.

Trump berhasil merebut kembali Gedung Putih dengan meraih lebih dari 270 suara Electoral College, memenuhi syarat untuk memenangkan kursi presiden, berdasarkan proyeksi Edison Research.
Partai Republiknya juga berhasil menguasai Senat dan mungkin memenangkan DPR, yang akan memudahkan Trump dalam mengesahkan kebijakan-kebijakan serta menunjuk pejabat-pejabat penting.

Baca Juga  Drone Hantam Kedutaan AS di Riyadh, Trump Ancam Respons Cepat! Situasi Timur Tengah Kian Memanas

Erik Nielsen, Kepala Penasihat Ekonomi UniCredit Group, menyatakan bahwa kebijakan fiskal Trump bisa memperburuk ekonomi AS dan pasar keuangan global.

Salah satu kebijakan utama Trump, yaitu tarif, terutama yang mencakup tarif 10% untuk impor global dan 60% untuk barang dari China, bisa mempengaruhi perdagangan internasional, menurunkan pertumbuhan ekspor, dan membebani keuangan publik.

Penerapan tarif ini kemungkinan akan memicu inflasi di AS dan memaksa Federal Reserve untuk memperketat kebijakan moneter.

International Monetary Fund (IMF) telah memperingatkan bahwa pertumbuhan global saat ini lemah dan kemungkinan dampak tambahan dari kebijakan tarif Trump akan memperburuk prospek ekonomi dunia.

Tarif yang lebih tinggi cenderung memicu inflasi, yang akan mempengaruhi daya beli masyarakat dan mendorong Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama atau bahkan menaikkannya.

Baca Juga  Lewat Video Gus Miftah Mengklarifikasi dan Minta Maaf kepada Penjual Es Teh

Selain itu, jika Trump memenuhi janji pengeluaran dan pajaknya, utang AS bisa meningkat hingga $7,75 triliun pada tahun 2035.

Dampak terbesar bisa terjadi jika tarif impor universal diberlakukan, yang akan sangat memengaruhi ekonomi global, khususnya negara berkembang yang mengandalkan pinjaman dolar, karena hal ini akan meningkatkan biaya pinjaman mereka.

China dan Meksiko kemungkinan akan sangat terpengaruh, mengingat kebijakan tarif Trump dan retorikanya mengenai penutupan perbatasan. Meksiko, yang sangat bergantung pada perdagangan dengan AS, berisiko menghadapi dampak negatif terhadap ekonominya.

Sementara itu, Brasil mungkin mendapatkan keuntungan dari meningkatnya ekspor ke China, setelah Beijing mengalihkan impor kedelai AS ke Brasil pada masa pemerintahan Trump sebelumnya.

Baca Juga  Viral, Percakapan 'Pribadi' Prabowo dan Trump Bocor, Bahas Apa?

Eropa juga bisa menghadapi tantangan, terutama dalam hal pembiayaan pertahanan jika Trump mengurangi dukungan untuk NATO. Tanpa kehadiran militer AS, Eropa mungkin terpaksa mengambil alih tanggung jawab pertahanan, yang bisa memperburuk kondisi keuangan di kawasan tersebut.

Secara keseluruhan, kebijakan deregulasi Trump, meskipun dampaknya mungkin baru terasa dalam jangka panjang, bisa memengaruhi aturan internasional, seperti Basel III, yang bertujuan memperkuat bank-bank di seluruh dunia.

Jika AS menarik diri dari kesepakatan tersebut, stabilitas finansial global bisa terancam.- ***

Sumber: Reuters

Respon (4)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *