KITAINDONESIASATU.COM – Seorang dokter bernama Abraham Taufiq tengah menjadi sorotan di media sosial usai kabar kematiannya yang terjadi pada 16 Juni 2025 lalu. Tragedi tersebut menuai perhatian karena diduga disebabkan oleh kecelakaan yang melibatkan mobil Pajero milik seorang anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT).
Yang lebih memprihatinkan, oknum anggota dewan tersebut diduga tidak menunjukkan tanggung jawab apa pun atas insiden yang menewaskan sang dokter. Bahkan, dalam laporan yang beredar, disebutkan bahwa ia justru terlihat asyik menggunakan telepon ketimbang memberikan pertolongan kepada korban.
Informasi ini pertama kali disebarkan oleh akun Twitter @murtadhaone1 dalam sebuah unggahan pada 3 Juli 2025. Cuitan tersebut menyertakan video berdurasi 2 menit 29 detik, yang memperlihatkan rekaman kegiatan Abraham Taufiq semasa hidup, serta momen-momen yang diduga merupakan detik-detik kecelakaan yang menimpanya.
Dalam video tersebut juga tertulis narasi menyentuh yang menggambarkan kekecewaan atas sikap pelaku:
“Namun hingga hari ini, detik ini, tidak ada kata maaf terucap, tidak ada ucapan belasungkawa, tidak ada karangan bunga, tidak ada santunan, tidak ada tanggung jawab, yang ada hanyalah kesunyian dan kebisuan. Tidak adakah nurani yang tersisa? Tampaknya terlalu mahal untuk keluar dari bibir yang berkuasa,” tulis dalam video tersebut.
Netizen pun turut mengecam dan menyoroti kasus ini. Disebutkan bahwa pelaku merupakan anggota DPRD sekaligus mantan bupati TTS yang tergabung dalam Partai NasDem.
“Mobil Pajero Anggota DPRD NTT dari Partai @nasdem menabrak seorang dokter hingga tewas (16 Juni 2025). Ironisnya, anggota DPRD yang juga mantan bupati TTS tersebut alih-alih menolong korban, tapi malah duduk-duduk dan telpon teman-temannya sambil tertawa-tawa,” tandas akun tersebut.
Cuitan itu telah ditayangkan lebih dari 9.482 kali dan menerima banyak komentar bernada geram dari pengguna Twitter.
“Udah gila ini anggota DPRD, nyawa dia diganti pun gak sebanding dengan nyawa dokter yang melayani di daerah pelosok, semoga bisa viral. No viral, no justice miris. Mungkin kalau langsung di bawa ke RS, gak akan meninggal, si setan itu mungkin gak mau ganti rugi kalau sampai korban hidup tapi cacat,” ujar akun @lea_liu.
“Jabatan itu sementara, tapi kelakuan buruk akan dikenang selamanya. Ketika hati nurani mati, tak ada lagi bedanya antara manusia dan monster. Keadilan harus bersuara, jangan biarkan kasus ini tenggelam,” jelas akun @rohtaanjulian.
“Semoga dia atau keluarganya dk merasakan seperti yang korban rasakan,” tandas akun @kboy_kampungan terkait dengan kecelakaan yang menewaskan Abraham Taufiq tersebut.
