“Saya ke sini belanja aspirasi. Tidak hanya di masyarakat saja, tapi juga di tubuh lembaga di bawah kepemimpinan kami, itu penting,” kata Jenal menegaskan.
Sementara itu, Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menambahkan bahwa misi Bogor Lancar akan dijalankan melalui tiga aspek pembenahan utama, yakni kelancaran lalu lintas, penguatan angkutan massal, serta integrasi moda dan pengembangan Transit Oriented Development (TOD).
“Kita melakukan upaya-upaya sebisa mungkin saat terjadi kemacetan, apalagi saat libur panjang. Melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan kapasitas, mengendalikan delay factor, serta menertibkan traffic behaviour,” terang Sujatmiko.
Dengan berbagai terobosan yang dicanangkan, Dishub bersama Pemkot Bogor berharap bisa menghadirkan solusi konkret untuk menjawab keresahan masyarakat terhadap masalah lalu lintas yang tak kunjung reda di Kota Hujan. (Nicko)***

