KITAINDONESIASATU.COM – Sungguh sadis kelakuan sebuah keluarga di Nias, Sumatra Utara, diduga mematahkan tangan dan kedua kaki bocah (ponakan) berusia 10 tahun. Dugaan penyiksaan itu dilakukan sejak bertahun-tahun sejak ayah dan ibu bocah itu bercerai.
Potongan video yang dibagikan akun X @neVerAl0nely, tampak bocah cantik berkulit putih itu satu tangan dan kedua kakinya patah. Ia terlihat tenang meski banyak warga yang melihatnya.
Dalam keterangan video memberikan narasi bahwa bocah tersebut telah disiksa selama bertahun-tahun oleh keluarga dari pihaknya ayahnya, yaitu kakek, nenek, paman dan tantenya.
Perlakuan sadis itu dilakukan semenjak kedua orangtuanya bercerai, dan sang bocah tinggal bersama pihak keluarga ayahnya.
“Dulu baru satu kaki yg di pat4hkan oleh om dan tantenya, namun karena msh kecil dia tdk bisa memberikan keterangan, kini kaki sebelahnya lagi yg di pat4hkan,” tulis keterangan dalam foto.
“Beruntung ada yg memviralkan sehingga adik ini sekarang dapat di evakuasi dari keluarga tersebut,” sambungnya.
Disebutkan juga dalam keterangan video, bahwa keluarga ayahnya telah diamankan pihak kepolisian.
Dalam potongan video lainnya, tertulis kepala desa (kades) Desa Hilikara Niasa memberikan keterangan bahwa diduga korban mengalami penyiksaan.
“Diduga kuat mengalami penyiks4an karena 3 tahun lalu baru kaki yg sebelah yg p4tah, dan saat ini kondisinya malah dua2nya yg p4tah,” tulis dalam keterangan video.
Potongan video lainnya berisi teks mengenai kronologi dugaan penganiayaan yang menimpa bocah 10 tahun itu. Dalam teks itu disebutkan bahwa warga pernah melaporkan keluarga ayahnya atas dugaan penganiayaan ke Polres Nias.
Namun, keluarga ayahnya itu membantah telah melakukan penganiayaan yang membuat kaki bocah itu patah.
“Sekarang tidak ada alasan lagi, karena ini anak sudah bisa bicara menjawab pertanyaan polisi. Karena beberapa tahun lalu belum bisa bicara,” demikian narasi dalam video seperti dikutip.
Bocah itu mengaku kaki yang satunya lagi (kedua kakinya patah) dipatahkan oleh tantenya. Sang tantenya saat mematahkan kaki si bocah dengan menutup mulutnya pakai kain lalu kakinya dipatahkan.
Dalam video itu tertulis peristiwa tejadi di Desa Hilikara, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatra Utara. Di terakhir narasi tertulis “Info Pemuda Desa”.
Sontak saja, netizen menghujat kelakuan sadis keluarga ayah si bocah itu. Netizen pun mendesak polisi untuk menangkap keluarga tersebut, dan tidak sedikit netizen yang menyebut keluarga tersebut adalah iblis.
“Ya Allah😢 Usut tuntas!🔥 kasih patah kaki tangan semua pelakunya tanpa terkecuali termasuk kakek dan neneknya.. Bangsat!!! Ingfo terbaru dong,” tulis netizen.
“Jika beneran..pelakunya itu manusia apa iblis?
TUHAN tidak tidur,tak usah kita sumpahi pelaku nya.
Mereka akan menangis darah kena hukum karma nanti ! Percaya la,” sahut lainnya.
“jahanam,penjarakn smua yg trlibat,” timpal lainnya. (*)

