KITAINDONESIASATU – Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Fransiskus, tiba di Indonesia melalui terminal VVIP Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pada Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 11.40 WIB. Kedatangannya menjadi simbol pesan perdamaian dunia.
Paus Fransiskus, yang disambut hangat oleh berbagai pejabat negara dan tokoh agama, akan melanjutkan perjalanannya menuju Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta Pusat.
Menariknya, Paus Fransiskus duduk di samping sopir, bukan di belakang, selama perjalanan dari bandara menuju kedutaan.
Rute yang dilalui mencakup area Semanggi, Bundaran HI, Patung Kuda, hingga akhirnya tiba di Kedutaan Besar Vatikan.
BACA JUGA : Paus Fransiskus Kunjungi Indonesia, 545 Personel Gabungan Jaga Kedubes Vatikan di Jakarta
Setelah menerima karangan bunga dari dua anak Indonesia, Mary Lourdes Wicaksono Atmojo (6 tahun) dan Irfan Wael (12 tahun), Paus Fransiskus melanjutkan perjalanannya dengan mobil Innova Zenix berwarna putih menuju Kedutaan Besar Vatikan untuk beristirahat.
[ruby_related heading=”Baca Juga” total=5 layout=1 offset=5]
Paus Fransiskus terlihat sangat santai dan tersenyum, dengan jendela mobil yang tetap terbuka, melambaikan tangan kepada awak media dan masyarakat yang menyambut di sepanjang perjalanan.
Di samping Paus Fransiskus, duduk Romo Markus Solo, seorang rohaniawan tanah air yang bertugas di Tahta Suci Vatikan.
Romo Markus Solo bertugas menerjemahkan dialog antara Paus Fransiskus dan para pendamping penyambutan.
BACA JUGA : Paus Fransiskus Tiba di Indonesia, Disambut Karangan Bunga
Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan kepada wartawan bahwa kunjungan Paus Fransiskus merupakan momen bersejarah setelah 30 tahun sejak kunjungan terakhir Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.
Paus Fransiskus Tiba di Indonesia
Menteri Yaqut juga menekankan pesan penting yang disampaikan Paus Fransiskus tentang menjaga dialog antar iman.
“Tadi beliau menyampaikan pesan bahwa pentingnya menjaga dialog antar iman, karena dialog antar iman menjadi kunci perdamaian dunia. Saya kira ini juga hal yang akan dibicarakan bersama Presiden Jokowi besok. Saya juga akan mendampingi beliau, dan acara di Istiqlal nanti juga penting. Setelah pertemuan dengan Presiden, beliau akan melanjutkan acara di Istiqlal dengan berdialog,” tambahnya kepada wartawan pada Selasa, 3 September 2024.
BACA JUGA : Paus Fransiskus Ajak Berdoa Bersama dalam Perjalanan Menuju Indonesia, Beri Pesan Perdamaian
Kunjungan Paus Fransiskus ini juga menunjukkan kesederhanaan dan kerendahan hati beliau.
“Saya kira ini menunjukkan kesederhanaan beliau yang menjadi contoh. Beliau ini bukan hanya pemimpin agama, tapi juga pemimpin negara, pemimpin suci Vatikan. Dengan kesederhanaannya, beliau menunjukkan itu,” kata Yaqut.
Kehadiran Paus Fransiskus bukan hanya menjadi momen bersejarah, tetapi juga diharapkan membawa pesan damai dan memperkuat hubungan antar iman di tanah air.

