News

Keceriaan Anak Warnai Alun-Alun Kota Bogor di Puncak HAN 2025

×

Keceriaan Anak Warnai Alun-Alun Kota Bogor di Puncak HAN 2025

Sebarkan artikel ini
1001168535 scaled
Wali Kota Dedie A. Rachim beserta istri, pastikan anak hidup bahagia dan terlindungi (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM– Suasana penuh warna, tawa, dan kreativitas mewarnai Alun-Alun Kota Bogor saat ribuan anak memeriahkan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 tingkat Kota Bogor, Sabtu 26 Juli 2025. Dalam perhelatan yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), ruang publik disulap menjadi panggung ekspresi anak-anak untuk unjuk kreativitas dan bakat terbaik mereka.

Acara ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen Kota Bogor dalam menciptakan ruang aman dan ramah anak. Selaras dengan semangat itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, hadir langsung didampingi Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Bunda Literasi, sekaligus Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim. Mereka menyaksikan beragam penampilan anak-anak Kota Bogor yang tampil percaya diri, kreatif, dan menghibur.

Dalam kesempatan yang penuh semangat dan keceriaan tersebut, Dedie Rachim menegaskan pentingnya peran keluarga dalam memastikan kesejahteraan dan masa depan anak-anak.

“Memberikan perlindungan bagi anak-anak dan memastikan masa depan terjamin melalui berbagai proses pendidikan, pemberian kasih sayang yang cukup, sehingga kita pastikan anak-anak di tahun 2045 menjadi generasi emas Indonesia yang luar biasa,” ujar Dedie.

Ia mengingatkan bahwa anak harus menjadi pusat perhatian utama dalam keluarga, dengan mengedepankan kasih sayang dan pola pengasuhan yang tidak menyakiti, baik secara verbal maupun fisik.

“Setiap orang tua harus memiliki tanggung jawab secara paripurna dalam memberikan kesejahteraan bagi anak-anaknya,” tegasnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Bogor: Pers Itu Jantung Demokrasi, Mari Kita Jaga Bersama

Lebih jauh, Dedie juga meminta agar orang tua menghindari kekerasan dalam bentuk apapun, termasuk bahasa yang menyakitkan, baik di rumah maupun saat anak beraktivitas di luar. Dengan begitu, kata dia, anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman dan penuh harapan.

“Sehingga kita pastikan mereka hidup dalam bahagia, memiliki harapan masa depan yang cerah,” ucapnya.

Senada dengan hal itu, Yantie Rachim turut mengajak masyarakat untuk membiasakan komunikasi positif kepada anak-anak. Ia menyinggung pentingnya program “Seribu Kata Positif” (Serbu Aktif) yang telah digagas dan terus disebarluaskan selama beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, Ketua Forum Anak Kota Bogor, Radipta Azki Athaya, menjelaskan bahwa rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Kota Bogor sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu, dan berpuncak pada kegiatan yang berlangsung meriah hari ini.

Baca Juga  Berburu Koin Jagat Resmi Dihentikan Karena Merusak Fasilitas Publik, Pendiri Jagat Minta Maaf

“Dan hari ini diisi oleh serangkaian kegiatan dari anak-anak berbakat Kota Bogor, sehingga bukan hanya sekadar acara seremonial, tapi juga langkah awal yang berani dalam membangun generasi emas dalam menciptakan lingkungan Kota Bogor yang menjamin hak-hak anak tumbuh kembang dan perlindungan pada anak. Karena jika bukan dari kita, siapa lagi,” ujar Radipta.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional ini berlangsung semarak dengan penampilan marching band, doa bersama lintas agama, permainan angklung, duet vokal anak, hingga pembagian doorprize. Antusiasme masyarakat yang hadir, baik anak-anak maupun orang tua, mencerminkan semangat bersama untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang layak anak. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *