KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan tol Gempol-Pasuruan KM 784 – 800 tujuan Malang menjelang pagi, Sabtu (17/5/2025) pukul 04:00 WIB.
Kecelakaan melibatkan mobil Avanza N 1385 AAM diduga dengan kendaraan truk tidak diketahui identitasnya karena mobil tidak berhenti setelah kejadian kecelakaan itu.
Tips-tips Menghadapi Bahaya Petir Apa yang Harus Anda Lakukan?
Akibat kecelakaan dua penumpang atas nama Winda Wulandari (29) dan seorang anak berinisial Djp (12) warga Sumber Manjing, Kabupaten Malang tewas di tempat kejadian perkara.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan terjadi saat mobil Avanza yang dikemudikan Bayu Kristiawan, warga Samawe, Malang melaju dari arah Probolinggo tujuan Malang dengan membawa enam penumpang.
Mobil Avanza melaju dengan kecepatan tinggi berada di jalur cepat, tiba-tiba diduga sebuah kendaraan besar (truk) berpindah jalur secara mendadak.
Karena jarak mobil yang dikemudikan Bayu terlalu dekat, kemudian mobil menabrak bagian belakang mobil itu, namun sayang mobil terus berjalan meski kendaraan yang menabrak hancur bagian depannya.
Benturan keras membuat bagian depan mobil Avanza hancur dan ringsek parah, sementara dua penumpang Winda dan seorang anak berinisial Djp meninggal dunia.
Selain dua meninggal tiga penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan, bahkan seorang balita berusia 2,6 tahun yang duduk di belakang dilaporkan selamat tanpa adanya luka serius dan seorang penumpang kritis.
Panit PJR Jatim 3, Ipda Ridho Pramana mengatakan setelah menabrak mobil besar yang tidak diketahui identitasnya Avanza oleng ke kiri dan menabrak pembatas jalan baru mobil berhenti.
Pasca kecelakaan petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian tidak berhasil menemukan kendaraan yang ditabrak mobil Avanza itu.
Duduga kuat kendaraan tetap jalan ketika ditabrak mobil Avanza dari belakang dan tidak menghentikan kendaraannya.
Dari hasil penyelidikan sementara diduga pengemudi Avanza juga kurang berkonsentrasi sehingga tidak mampu menghindari peristiwa itu, sementara faktor kendaraan berpindah secara mendadak juga memperparah situasi hingga terjadi kecelakaan.
Pihak Satlantas Polres Pasuruan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kendaraan misterius yang terus melaju ketika terjadi kecelakaan separah ini.
Petugas akan mencari keterangan melalui rekaman CCTV tol untuk mengetahui identitas kendaraan yang terlibat kecelakaan yang kini telah diamankan di Satlantas Polres Pasuruan. **


