News

Kecelakaan Mengerikan Srengat Blitar Dipicu Menghindari Genangan Air Hujan Dua Orang Pekerja Rokok Tewas

×

Kecelakaan Mengerikan Srengat Blitar Dipicu Menghindari Genangan Air Hujan Dua Orang Pekerja Rokok Tewas

Sebarkan artikel ini
kecelakaan srengat
Kondisi kedua korban usai kecelakaan di Jalan Raya Selokajang Desa Selokajang, Srengat, Blitar akhirnya keduanya tewas, Rabu (11/9/2025). foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di Jalan Raya Selokajang Desa Selokajang, Kecamatan Sreangat, Kabupaten Blitar Rabu pagi, 10 September 2025 menewaskan dua pengendara sepeda motor.

Dua pengendara bertabrakan adu banteng dengan kecepatan tinggi, lantaran salah satu pengendara menghindari genangan air, kemudian menggambil jalur kanan hingga terjadi tabrakan mengerikan.

Sembrono di Jalan Raya Remaja Tuban Bertabrakan Adu Banteng Warga Merakurak Tewas Jadi Korban

Akibat peristiwa ini dua orang pekerja pabrik rokok AG Pro, Kusana Suci Fitriani (21) warga Karanggayam, Srengat, Blitar dan pekerja pabrik Gudang Garam, Sain (56) warga Desa Gondodeso, Kecamatan Kanigoro meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan saat itu pengendara Honda Beat AG 6609 PAI, Sain melaju dari arah timur ke arah barat dengan kencang, di tengah perjalanan saat melintas di Desa Selokajang Sain memacu kendaraannya melihat ada genangan air.

Karena jalan tergenang air kemudian Sain yang mencoba untuk menghindari genangan air itu dengan mengarahkan sepeda motornya ke kanan hingga melampaui marka jalan, sementara dari arah berlawanan juga melaju kencang sepeda motor Scoopy AG 6538 OCB yang dikendarai Kusana hingga terjadi tabrakan adu banteng.

Karena jarak terlalu dekat dan ruang terlalu sempit, Kusana tak bisa menghindar hingga akhirnya terjadi benturan keras di badan jalan hingga kedua sepeda motor bertabrakan dan kedua pengendara terpental hingga hatuh ke aspal jalan.

Akibat tabrakan adu banteng tersebut kedua pengendara mengalami luka-luka parah di bagian kepalanya, kedua korban kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit, namun sayang nyawa kedua pengendara itu tak tertolong dan meninggal dunia dalam perawatan medis.

Sain mengalami luka di kepala hingga kehilangan kesadara begitujuga dengan Kusana Suci Fitriana juga mengalami luka yang sama dan meninggal dunia setelah di rumah sakit.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar Kota, IPDA Suratno menjelaskan kasus kecelakaan sudah ditangani polisi dan para korban langsung dievakuasi, dua kendaraan diamankan petugas serta sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian.

Menurut polisi kecelakaan terjadi diduga kurangnya konsentrasi dari pengendara Honda Beat, dia tidak sepenuhnya fokus karena bergerak ke kanan hingga bertabrakan dengan pengendara dari arah berlawanan.

Kondisi genangan air setelah terjadinya hujan harus menjadi perhatian para pengendara kendaraan bermotor yang melaju di jalanan, pengendara harus fokus dan tetap melaju dengan pelan agar lebih aman.

Peristiwa seperti ini harus menjadi pelajaran bagi para pengendara sepeda motor apapun yang terjadi ruas jalan yang ada di depan kita, tidak boleh seenaknya kita menghindari kemudian menerabas marka jalan yang menjadi hak pengendara yang lain. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *