KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di perlintasan KA kawasan Industri Maspion 3, Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, seorang wanita tewas tertabrak KA Jenggala, Rabu, 6 Agustus 2025 pagi pukul 09:30 WIB.
Korban tewas di tempat kejadian kecelakaan setelah tertabrak KA Jenggala hingga tubuh korban terseret sekitar 50 meter dari lokasi wanita itu tertabrak KA jurusan Babat-Sidoarjo.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi pada pagi hari diduga korban lengah dan tanpa menyadari ketika dirinya sedang melintas di rel KA tidak mengetahui jika ada kereta api yang melintas hingga tubuh korban dihantam kereta dengan kecepatan penuh.
Ketika di temukan kondisi korban dalam posisi tertelungkup tak jauh dari re KA kemudian di dekat korban tergeletak sandal jepit warna merah.
Celakaannya saat jenazah korban ditemukan di sekitar rel korban tidak membawa identitas, sehingga hingga saat itu belum diketahui identitas wanita yang tertabrak KA itu, hingga Rabu siang tidak ada satu keluarga pun yang mendatangi lokasi kecelakaan.
Setelah jenazah ditemukan sejumlah warga dan petugas TNI-Polri terlihat mengamankan korban dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit untuk proses lebih lanjut.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan dugaan sementara saat itu emak-emak ini sedang melintas atau menyeberangi perlintasan rel KA dari arah timur ke arah barat, namun karena kejadiannya begitu cepat, wanita berusia sekitar 50 tahunan ini harus menghembuskan nafas terakhir setelah dihantam KA Jenggala.
Berikut ini ciri-ciri korban tertabrak KA Jenggolo di kawasan Maspion 3 Gedangan sebagai berikut:
Nama – tidak diketahui
Umur – Diperkirakan 50 tahun
Rambut lurus
Kondisi korban sedikit gemuk
Mengenakan baju hitam dan bawahan hitam
Mengenakan sandal jepit warna merah
Kapolsek Gedangan, Kompol Ari Priambodo mengatakan petugas yang datang dilokasi dalam kondisi sudah meninggal dunia.
Tidak ada identitas yang ditemukan dari korban tertabrak KA Jenggala, bahkan belum ada keluarga yang mengakui dari korban kecelakaan itu.
Sementara seorang saksi mata mengaku mendengar suara klakson KA peringatan KA beberapa saat sebelum terjadinya kecelakaan, dan setelah KA melintas ia melihat ada seorang yang tertabrak KA dalam kondisi tertelungkup di dekat rel KA.
Terkait insiden itu pihak kepolisian telah mengevakuasi korban kecelakaan KA ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, untuk dilakukan proses indentifikasi korban untuk membantu memberikan informasi detail ke masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya. **


