KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan terjadi di ruas Jalan Raya Gus Dur Kota Jombang pada malam minggu kemarin, Sabtu, 26 April 2025 malam.
Dalam insiden itu seorang penumpang sepeda motor tewas setelah terjatuh ke aspal jalan dari boncengan kemudian terlindas truk hingga tewas.
Korban tewas diketahui bernama Suparno (47) warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Sementara rekan korban pengemudi sepeda motor AG 4227 ECA, Saifudin (26) warga Desa Kepuh, Papar, Kabupaten Kediri mengalami luka ringan.
Menurut informasi yang dihimpun mengungkapkan saat itu korban dibonceng Saifudin mengendarai sepeda motor dari Jombang ke arah Nganjuk melitas di Jl Raya Gus Dur Kota Jombang.
Di tengah perjalanan Saifudin yang membonceng Suparno dengan sepeda motor hendak menyalip truk yang ada di depannya dari sisi kiri.
Namun celakaanya saat bersamaan ada pengendara sepeda motor lain di jalur yang sama, namun rupanya Safudin diduga kurang hati-hati, hingga bersenggolan dengan sepeda motor itu.
Akibat senggolan dengan motor lain kendaran yang dikemudikan oleng dan saifudin dan motornya terjatuh ke arah sisi kiri jalan.
Namun nahas Suparno yang diboncengnya terjatuh ke arah berlawanan atau arah ke kanan, tepat di jalur truk yang dikemudikan Taryono (64) warga Bogor, Jawa Barat.
Suparno yang jatuh di depan roada belakang truk langsung terlindas hingga korban meninggal dunia di tempat kejadian di ruas Jl Gus Dur Nganjuk.
Peristiwa ini perlu menjadi perhatian dan pelajaran bagi pengendara sepeda motor yang kurang memperhitungkan saat menyalip dari sisi kiri kendaraan besar seperti truk.
Kasus kecelakaan ini telah ditangani pihak Satlantas Polres Jombang, termasuk mengamankan dua kendaraan yang terlibat kecelakaan dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
Blink spot perlu Anda ketahui
Sepeda motor menyalip truk dari sisi kiri itu berbahaya karena beberapa alasan penting, antara lain:
Pengemudi truk punya area tak terlihat atau blind spot yang berada di sisi kiri dan belakang truk, ini membuat pengendara sepeda motor tak terlihat oleh pengemudi truk
Jadi kalau Anda menyalip dari kiri, besar kemungkinan sopir truk nggak ngeh atau toidak mengetaui jika Anda berada di area itu.
Jalur kiri biasanya untuk kendaraan lambat. Di banyak aturan lalu lintas, jalur kiri itu dipakai buat kendaraan yang berjalan lebih pelan.

Kalau Anda ngebut di kiri untuk menyalip, itu di luar ekspektasi pengendara lain dan bisa membuat situasi berbahaya.
Potensi truk belok kiri tanpa lampu sein sangat berbahaya. Kadang truk belok kiri tanpa kasih lampu sein (atau lampunya nggak berfungsi).
Jika saat itu Anda di sisi kiri, bisa jadi Anda kejepit atau ketabrak kalau tiba-tiba truk ambil jalur kiri.
Jalanan sisi kiri sering lebih sempit dan rusak, terlalu berisiko dan berbahaya jika dilintasi pengendara.
Sering kali kondisi pinggir jalan di kiri lebih sempit, banyak pasir, lubang, atau kerikil, nyalip lewat situ rawan bikin motor oleng.
Truk bisa menghindar ke kiri tiba-tiba, misalnya ada halangan di kanan, truk bisa saja spontan banting setir ke kiri.
Jika saat itu ada pengendara lain atau pengendara sepeda motor di sisi kiri jelas posisinya sangat berbahaya bagi keselamatan Anda.
Untuk itu, selalu lebih aman menyalip dari kanan sesuai aturan lalu lintas, karena dari sisi kanan, pengemudi truk lebih mungkin melihat kamu lewat kaca spion utama dan situasinya lebih terkontrol.
Kalau Anda sering riding di jalan raya, mending membiasakan mencari posisi aman dan sabar cari celah yang tepat untuk menyalip. **



