KITAINDONESIASATU.COM – Menjelang Lebaran 2025 dua kecelakaan terjadi di Ponorogo hingga menewaskan dua orang di Bondrang, Sawoo dan Keniten, Kecamatan Kota Ponorogo, Jawa Timur, Rabu (26/3/2025).
Dua korban meninggal diketahui bernama M Daffa (18) warga Desa Ngunut ,Kecamatan Babadan Ponorogo dan Wahid Masduki (37) warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Ponorogo.
Dua peristiwa kecelakaan yang terjadi pada hari Rabu kelabu ini melibatkan sesama sepeda motor dan sepeda ontel terjadi pada siang dan malam hari.
Acara MNCTV Kamis, 27 Maret 2025: ada DMD Panggung Rezeki dan Cinta di Balik Awan
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan peristiwa kecelakaan yang pertama terjadi di perempatan Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Ponorogo terjadi pada siang hari pukul 12:00 WIB.
Kecelakaan melibatkan Honda Beat AE 2991 WK dan Honda Verza AE 2478 SAJ keduanya saling bertabrakan di tengah perempatan jalan pada suasana jalan sepi.
Diperoleh keteragan dari Kapolresk Sawoo, AKP Yudhi kecelakaan terjadi bermula ketika sepeda motor Honda Beat dikendarai Zahroh Mei Sagita Nurfitriani (21) warga Nginden, Kecamatan Sawoo melaku adri arah timur ke arah barat dengan kecepatan tinggi.
Tips Dekorasi Interior untuk Perayaan Idul Fitri ala Timur Tengah Modern
Sementara dari arah selatan ke arah utara meluncur Honda Verza dikendarai Wahid Masduki (37) warga Sooko melaju tidak terlalu kencang.
Namun ketika tiba di tengah perempatan kendaraan Zahroh Mei Sagita yang melaju dengan cepat membuat Wahid Masduki tak bisa menghindari hingga dihantam sepeda motor yang melaju kencang.
Kerasnya benturan yang terjadi membuat Wahid Masduki yang mengendarai Honda Verza meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sementara Zahroh Mei Sagita mengalami luka berat.
Zahroh Mei mengalami patah kaki kiri dan tangan kiri langsung dilarikan ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Sementara kecelakaan yang kedua terjadi di Jalan Letjen S Parman Kelurahan Keniten, Kecamatan Kota Ponorogo terjadi pada Rabu malam hari.
Seorang saksi mata Doni kepada wartawan mengatakan malam itu ia mendengar suara benturan keras di lokasi kejadian kecelakaan.
Dalam kecelakaan itu melibatkan dua kendaraan yakni pengendara sepeda motor berboncengan dan pengendara sepeda pancal.
Dari hasil olah tempat kejadi perkara Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, Iptu Abdul Cholik (21) mengungkap kendaraan sepeda motor dikendarai Daffa (18) dan Ahmad Siddiq melaju dari arah timur ke arah barat.
Di tengah perjalanan sepeda motor AE 4891 UD yang dikendarai dua remaja itu menyenggol pengendara sepeda pancal Suastoni (63) warga Kelurahan Keniten, Kecamatan Ponorogo Kota yang menyeberang dari utara ke arah selatan.
Akibat senggolan itu, pengendara sepeda motor tak mampu mengendalikan kendaraannya hingga sepeda motor oleng dan terjatuh ke sisi kiri jalan.
Acara Trans TV Kamis, 27 Maret 2025: Kajian Hati hingga Bioskop TransTV Green Lantern
Namun sayang pengendara sepeda motor tidak mengenakan pelindung kepala atau helm hingga kepalanya membentur tumpukan pot dan tiang, hingga mengalami luka parah hingga meninggal dunia.
Sementara pengendara yang lain mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis dari petugas kesehatan.
Dari hasil pemeriksaan petugas kepolisian kecelakaan terjadi akibat human eror atau kesalahan dari pengendara itu sendiri, pengendara tidak mengenakan helm dan surat perlengkapan kendaraan.
Acara RCTI Kamis, 27 Maret 2025: ada Yang Tobat-Tobat Aja hingga Sinema Malam Preman B
Kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak mengenakan helm sehingga pengendara mengalami luka parah bagian kepala hingga meninggal dunia.
Polisi menghimbau agar para pengendara senantiasa mentaati peraturan lalu lintas dalam berkendara termasuk menggunakan helm, perlengkapan berkendara seperti STNK dan SIM serta mengontrol kecepatan saat berkendara di jalan.**


