Selain korban tewas, tercatat 32 penumpang dan satu sopir menderita luka-luka serius pada bagian kepala serta anggota gerak.
Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi, sementara para penyintas mendapatkan perawatan intensif di RS At-Tin Husada dan RS Widodo Ngawi.
Pihak Satlantas Polres Ngawi menduga kecelakaan ini dipicu oleh kurangnya kewaspadaan pengemudi bus saat melakukan manuver menyalip di lajur kiri.
Polisi telah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat guna penyelidikan lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mematuhi batas kecepatan dan memastikan jarak aman saat mendahului kendaraan lain demi keselamatan bersama.(*)



