KITAINDONESIASATU.COM – Dua kecelakaan menimpa dua anak di bawah umur di wilayah Lamongan dan Magetan yang terjadi pada Jumat (8/11/2024).
Kecelakaan pertama terjadi pada pagi hari pukul 06:30 WIB di ruas Jalan Raya Babat-Lamongan di Desa Sukodadi, Lamongan, Jawa Timur dialami pelajar di bawah umur berinisial ZFA berusia 17 tahun.
Pelajar warga Desa Waru Kulon, Kecamatan Pucuk Lamongan harus menghembuskan nafas terakhirnya di tempat kejadian setelah ditabrak truk tronton W 8493 UW.
Truk tronton yang dikemudikan Gunarto (41) warga Desa Balong Doro, Kecamatan Kabuh, Jombang ini tertabrak saat dia mengindari mobil yang akan memutar balik.
Korban mengendarai Honda CRF dari Babat ke arah Lamongan melaju di jalur kanan kemudian melihat ada kendaraan yang tidak diketahui identitasnya hendak putar balik.
Korbanpun kaget dan segera menghindari mobil itu dan mengarahkan motornya ke kiri, namun nahas saat bersamaan meluncur truk tronton dari arah yang sama jalur sebelah kiri.
Hingga terjadi benturan keras, korbanpun mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Sementara kecelakaan yang lain terjadi diwilayah Kabupaten Magetan di Jalan Raya Parang-Poncol, Desa Ngaglik Kecamatan Parang Jumat (8/11/2024) siang hari.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Kharisma AE 5785 RA dikendarai Misdi (55) dengan kendaraan Honda CRF AG 3683 DY dikemudikan Yoga Prasetiya (19).
BERITA KECELAKAAN LAINNYA: Pemuda Ponorogo-Madiun Kecelakaan, Istrinya Menjanda Dengan Satu Anak
Dalam kecelakaan itu Misdi membonceng cucunya seorang pelajar SD berusia 10 tahun melaju dari barat ke timur, sementara Yoga melaju dari arah belawanan.
Menurut informasi yang diperoleh saat itu Misdi dari arah barat hendak belok ke kanan menuju ke arah rumahnya.
Namun dari arah berlawan atau arah timur Yoga melaju dengan sepeda motor sport Honda CRF nya tak mampu menhentikan kendaraannya.
Meskipun Yoga sudah berusaha melakukan pengereman, namun karena jarak terlalu dekat membuat sepeda motornya menabrak Karisma yang dikendarai Misdi.
Kerasnya benturan membuat cucu Misdi terpental hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian.
Sementara Misdi mengalami luka ringan, begitu juga dengan Yoga juga tidak mengalami luka sedikitpun.
Kapolsek Parang, AKP Sukarno menghimbau agar pengendara memperhatikan keselamatan dengan menggunakan helm standar SNI.
Apalagi pengendara sedang membonceng penumpang, ini sangat penting untuk melindungi kepala dari benturan jika terjadi kecelakaan seperti ini.
Kasus kecelakaan ini sekarang dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Magetan, polisi telah mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP. **


Respon (4)