KITAINDONESIASATU.COM – Buntut dari viralnya empat pulau yang akan dijual, menuai kecaman dari berbagai pihak, bahkan ramai netizen dan influencer menyampaikan kritikannya.
Menurut Psikiater dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Mintarsih Abdul Latief, SpKJ mengatakan soal respon dari masyarakat itu adalah wujud dari rasa cinta kepada tanah air.
“Heboh penjualan empat pulau itu pasti akan mendapat kecaman, tapi mempertanyakan kenapa begitu berani untuk tidak minta izin Presiden, kemudian tiba-tiba mengalihkan (akan menjual) pulau, pulau itu kan pulau-pulau pilihan dengan sumber daya alam yang luar biasa,” ujar Mintarsih kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/7/2025).
Menurut dokter jiwa tersebut, perlunya menelusuri atau menanyakan langsung apa yang menjadi motivasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang mendapat kencaman dari Ketua MPR, karena akan menjual pulau-pulau.
“Jadi kita bisa bayangkan, kira-kira tujuannya apa? Entah apakah itu (kepentingan) menteri sendiri atau dipengaruhi yang lain-lain, yang jelas diperkirakan tujuannya tujuan finansial, berdasarkan sumber daya alam yang ada. Kan ini sudah terpilih, terpilih sumber daya alamnya apa, sumber daya alamnya luar biasa, yang saya bayangkan yang merugikan negara, dan kalau kita bandingkan jumlah yang akan dirugikan dibandingkan dengan harta masyarakat, maka berapa banyak?” ulas Mintarsih.
Lanjutnya lagi, akhirnya pulau dengan sumber daya alamnya yang diambil membuat masyarakat tambah lama tambah miskin. “Bagaimana kalau nanti, tambah banyak (pulau) yang lain-lainnya diambil. Begitu banyak pulau yang sudah diambil, tapi ini adalah pulau dengan sumber daya alam yang tinggi,” ungkapnya.
Ketika ditanyakan soal ulah Mendagri dalam penjualan pulau-pulau pastinya masyarakat, terutama masyarakat sekitar termiskinkan?
“Otomatis termiskinkan, karena apa, kalau kita lihat sumber daya alam yang lain yang diambil, itu terkadang bukan hanya sumber daya alamnya yang diambil, tapi banyak hal yang akhirnya juga dibiayai (biasa menggunakan anggaran negara) jadi tambah minus kan,” ucapnya.

