News

Kebaya Indonesia Berjuang untuk Pengakuan UNESCO

×

Kebaya Indonesia Berjuang untuk Pengakuan UNESCO

Sebarkan artikel ini
FotoJet 3 42
Kebaya Indonesia menunggu pengakuan UNESCO

KITAINDONESIASATU.COM – Tim Nasional Kebaya Indonesia (Timnas Kebaya) terus berjuang untuk mengusulkan kebaya sebagai Warisan Budaya Tak Benda kepada UNESCO.

Ketua Timnas Kebaya, Lana T Koentjoro, menjelaskan bahwa inisiatif ini berawal dari semangat komunitas yang kemudian mendapat dukungan pemerintah melalui surat rekomendasi dari kementerian terkait, terutama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek).

“Pengajuan ke UNESCO harus berasal dari komunitas, bukan langsung dari pemerintah. Komunitas mendorong pemerintah untuk melangkah lebih jauh,” ujar Lana saat konferensi pers di Pacific Place, Jakarta pada Sabtu, 30 November 2024.

Agenda utama Timnas Kebaya mencakup empat hal penting, yaitu pengajuan Hari Kebaya Nasional, pendaftaran kebaya ke UNESCO, pelestarian kebaya sebagai warisan budaya, dan mempromosikan kebaya ke dunia internasional melalui diplomasi budaya.

Setelah penetapan Hari Kebaya Nasional, langkah selanjutnya adalah menunggu keputusan dari UNESCO mengenai pengakuan kebaya, yang akan diumumkan pada 2 Desember 2024 di Paraguay.

Untuk memperkenalkan kebaya, Timnas Kebaya telah menggelar berbagai acara besar seperti Parade Kebaya Nusantara di beberapa daerah, termasuk Solo, Kalimantan, dan Sumatera Utara.
Masyarakat sangat antusias, dengan ribuan peserta mengenakan kebaya dalam acara tersebut.

Timnas Kebaya juga bekerja sama dengan desainer muda untuk menciptakan kebaya modern yang menarik bagi generasi muda, tanpa mengurangi nilai tradisionalnya.

Salah satu fokus utama Timnas adalah mendokumentasikan perjalanan kebaya melalui literasi dan publikasi. Buku-buku tentang kebaya disiapkan sebagai referensi penting bagi generasi mendatang.

Keberhasilan ini juga merupakan hasil kerja sama dengan pemerintah, termasuk keterlibatan aktif beberapa kementerian dalam berbagai acara berkebaya.

“Kami ingin kebaya dikenal tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di tingkat internasional. Kami sangat menghargai dukungan dari komunitas dan masyarakat,” kata Lana.

Dengan langkah-langkah konkret yang telah diambil, kebaya diharapkan segera mendapat pengakuan dunia dari UNESCO dan semakin menguatkan posisinya sebagai salah satu warisan budaya kebanggaan Indonesia.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *