Menurut Sukanya, berdasarkan informasi yang diterimanya, satu rekan meninggal dunia, tiga lainnya dibawa ke rumah sakit, sementara seorang lainnya sempat dilaporkan belum ditemukan.
“Saat kebakaran terjadi, seluruh ruangan langsung gelap karena listrik padam. Asap memenuhi area sehingga orang-orang kesulitan menemukan jalan keluar maupun mencari satu sama lain,” ujarnya.
Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran di Thailand tersebut.
Peristiwa ini menambah daftar tragedi kebakaran tempat hiburan di Thailand. Pada 2022, kebakaran di sebuah pub di wilayah timur negara itu menewaskan 14 orang.
Sebelumnya, pada malam pergantian tahun 1 Januari 2009, kebakaran di sebuah klub malam di Bangkok merenggut 66 korban jiwa dan melukai lebih dari 200 orang, yang saat itu diduga dipicu oleh penggunaan kembang api di dalam ruangan.(Sumber: AP, Nation Thailand, Bangkok Post)***




