“Barito Kuala sejak lama dikenal sebagai lumbung pangan Kalsel. Dengan pengembangan komoditas bernilai tambah, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru. Cahaya Baru berpeluang besar menjadi ikon transmigrasi modern,” ujarnya.
Ia menambahkan, arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, jelas menekankan bahwa program transmigrasi harus berkontribusi terhadap swasembada pangan dan pemerataan pembangunan.
Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Kementerian Transmigrasi akan memperkuat kolaborasi dengan balai pelatihan, distributor, hingga pelaku digital marketing untuk memperluas akses pasar bagi masyarakat transmigran.
Kementerian Transmigrasi berharap Kawasan Cahaya Baru dapat menjadi pionir transmigrasi produktif, berorientasi ekspor, sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan. (Anang Fadhilah)


