News

Kasus Korupsi Chromebook Seret Nama Azwar Anas, Ini Profilnya

×

Kasus Korupsi Chromebook Seret Nama Azwar Anas, Ini Profilnya

Sebarkan artikel ini
Kasus Korupsi Chromebook Seret Nama Azwar Anas, Ini Profilnya
Kasus Korupsi Chromebook Seret Nama Azwar Anas, Ini Profilnya

KITAINDONESIASATU.COM – Panggung politik nasional kembali diguncang oleh babak baru megaskandal korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kali ini, giliran eks Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas yang dipanggil Kejaksaan Agung untuk dimintai keterangan.

Pemanggilan Azwar Anas ini sontak menjadi sorotan publik, mengingat kasus yang sama telah menyeret mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, sebagai tersangka utama dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp1,9 triliun.

“Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan perkara Chromebook,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, Rabu (24/9/2025).

Menurut Anang, pemanggilan Anas berkaitan dengan jabatannya sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada 2022, periode krusial dalam proyek digitalisasi pendidikan tersebut.

Lima Tersangka dan Bantahan Nadiem

Sejauh ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan lima orang sebagai tersangka: Nadiem Makarim, staf khususnya Jurist Tan, konsultan Kemendikbudristek Ibrahim Arief, serta dua mantan direktur, Mulyatsyah (Direktur SMP) dan Sri Wahyuningsih (Direktur SD).

Jaksa menyebut Nadiem dalam rapat virtual pada 6 Mei 2020 diduga memberi arahan khusus untuk membeli laptop berbasis ChromeOS dari Google. Instruksi ini bahkan keluar sebulan sebelum kajian resmi soal keunggulan Chromebook dibanding Windows selesai pada Juni 2020.

Meski kini berstatus tahanan, Nadiem tetap membantah keras. “Proses pengadaan laptop ini sudah menggunakan mekanisme paling minim konflik kepentingan,” ujarnya. Saat digiring menuju mobil tahanan, ia menambahkan, “Saya tidak melakukan apa pun. Tuhan akan melindungi saya. Kebenaran pasti terungkap.”

Profil Abdullah Azwar Anas

Di tengah pusaran kasus besar ini, publik kini menyoroti sosok Abdullah Azwar Anas. Lahir di Banyuwangi, Jawa Timur, 6 Agustus 1973, Anas meniti karier dari dunia aktivisme hingga politik nasional. Ia pernah menjadi anggota MPR RI termuda pada 1997, lalu berkiprah di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan sempat duduk di DPR RI.

Namanya melambung ketika terpilih sebagai Bupati Banyuwangi selama dua periode (2010–2021). Di bawah kepemimpinannya, Banyuwangi dikenal sebagai daerah yang inovatif dan progresif. Kariernya kemudian menanjak di PDI Perjuangan hingga dipercaya Presiden Jokowi memimpin LKPP, sebelum akhirnya masuk kabinet sebagai MenPAN RB.

Kini, posisi strategis yang pernah diembannya membuat Anas harus hadir di hadapan penyidik untuk memberi kesaksian dalam kasus yang menjerat para pejabat di lingkaran Kemendikbudristek. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *