KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu penyebab keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung Barat diduga berasal dari bakteri Salmonella.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Labkes Dinkes Jawa Barat, dr Ryan Bayusantika Ristandi, mengungkapkan hasil pemeriksaan laboratorium menemukan adanya bakteri pembusuk, yakni Salmonella dan Bacillus cereus, dalam sampel makanan.
“Hasil pemeriksaan kami menunjukkan adanya bakteri pembusuk yakni Salmonella dan Bacillus Cereus yang berasal dari komponen karbohidrat dalam makanan,” ungkap Ryan, dikutip dari keterangan resmi pada Senin 29 September 2025.
Menurutnya, bakteri ini berkembang akibat kontaminasi yang terjadi ketika makanan disiapkan atau disajikan dengan jeda waktu yang terlalu lama.
Penyimpanan makanan pada suhu ruang lebih dari enam jam juga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Bahaya Salmonella
Dikutip dari laman resmi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Salmonella merupakan bakteri penyebab penyakit zoonosis bernama Salmonellosis.
Kontaminasi makanan dan minuman adalah jalur utama penyebarannya. Indonesian One Health University Network bahkan menempatkan Salmonella sebagai bakteri ketiga tertinggi penyebab penyakit menular akibat makanan.
Infeksi Salmonella umumnya menyerang saluran pencernaan, menimbulkan gejala berupa sakit perut, demam, hingga diare akut maupun kronis.
Bakteri ini biasanya tumbuh di lingkungan dengan kebersihan yang buruk atau tidak higienis. (*)


